Wajah Malaysia Saat Kunjungan Di Tahun 2011

 

Tulisan ini terbit pada 29 Agustus 2012 di blog pertama saya yang sayangnya sedang "mati suri". Izinkan saya copy paste disini ya, sekaligus mengingatkan akan gaya menulis saya saat tempoe dulu.


Tahun 2011 kemarin tepatnya bulan Juni, saya dan beberapa teman kantor mendapat kesempatan untuk melancong ke salah satu negara tetangga, Kuala Lumpur. Tujuan utama adalar Benchmarking ke beberapa perusahaan yang ada disana, tapi di sela perjalanan tugas, kami menyempatkan diri untuk menikmati rumah tetangga ini. Kami mendapat penerbangan pukul 7 pagi dari Terminal  2E Soekarno Hatta dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Penerbangan yang mulus dan service yang Oke dari para Crew di darat dan Flight Attendants Garuda membuat hati puas dan tak sabar untuk cepat menginjakkan kaki di Negeri Jiran. Sesampai di Kuala Lumpur International Airport/KLIA saya menikmati atmosfer yang bersih dan anggun. Tak lama kemudian kami diajak Tour Guide untuk menikmati makan siang disebuah resto masih didalam Bandara. Harus mengisi amunisi lambung yang cukup untuk perjalanan panjang bukan ?

and the story begins...

                                                            


Bukit Bintang

Kami menikmati hari – hari di Kuala Lumpur dengan menyewa kamar di salah satu hotel di kawasan Bukit Bintang. Kamu dapat berjalan sepanjang jalan yang disebut Bintang Walk, dan sepanjang jalan ini kamu dapat menemukan deretan mall, Branded Store seperti Giordano, Baleno, juga tempat kuliner seperti resto/cafe yang akan ramai sampai tengah malamMalam pertama di KL kami sudah rindu tanah air dan memilih menikmati jagung bakar aneka rasa dan durian Thailand yang gurih. Jajanan malam di traktir oleh si Boss.

Tugu Negara

Di halaman Tugu Negara terdapat sebuah arca tugu peringatan terbesar di dunia. Arca ini diciptakan pada tahun 1966 oleh Felix de Weldon yaitu seorang pematung/ perupa terkenal yang juga telah mencipta tugu peringatan Iwo Jima di Washington DC. Tujuh orang yang membentuk tugu peringatan ini melambangkan ketaatan, pengorbanan dan kerjasama penduduk Malaysia. Tugu ini didirikan untuk memperingati jasa mereka yang terlibat (dan berkorban) di dalam Perang Dunia Kedua dan sewaktu peristiwa Darudat di Malaya. Tugu ini terletak di lokasi yang tenang, dikelilingi kolam air mancur yang dihiasi arca bunga teratai yang dibuat dari logam cetakan. Bersebelahan Tugu Negara terletak Taman ASEAN dan Memorial Tun Razak di mana tersimpan barang-barang peninggalan Perdana Menteri Malaysia yang kedua yaitu almarhum Tun Abdul Razak Hussein.                                                             


Menara Petronas                                                                                                                             

Menara kembar ini berada pada urutan kedua tertinggi di dunia, dan menjadi destinasi wajib untuk wisatawan yang datang ke Kuala Lumpur. Ada 88 tingkat Petronas Twin Towers yang juga sering disebut KLCC. Menara kembar ini terdapat di Kuala Lumpur City Center. Kita boleh naik sampai ke jembatan penghubung di antara dua gedung ini yaitu di lantai 42 hanya jika kamu sedang beruntung, karena antriannya sangat panjang di hampir setiap hari, dan sayangnya saat itu itinerary rombongan kami tidak termasuk untuk menikmati Menara ini dari atas. Jadi kami hanya menghabiskan waktu berfoto di bawah menara.

Petaling Street 

Selain di KL Market dan di Sungai Wang, kamu bisa memborong buah tangan di Chinatown atau tepatnya di Petaling Street. Di sini banyak penjual barang kaki lima, kira-kira seperti di Pasar Baru Jakarta. Namun kamu harus membandingkan harga dari beberapa penjual terlebih dahulu. Jangan langsung tergiur, cobalah bandingkan ke beberapa tempat agar kamu mendapat harga terbaik. Jangan ragu untuk menawarnya. Saya sempat mendapati penjual yang memberikan harga reasonable tanpa menawarkan harga selangit terlebih dahulu. Selain bisa memborong oleh – oleh dengan harga terbaik, bagi kamu yang nonmuslim juga bisa menikmati jajanan kuliner nonhalal yakni mie hijau, bentuknya mirip seperti mie kuning pada umumnya, namun rasa khas masakan China Foods terasa sekali pada menu ini. Sayangnya saya tidak tau harga nya karena ; lagi – lagi di traktir oleh Boss.

                                                                                                       

Batu Caves 

Kuil Hindu yang terletak di atas bukit berjarak 13 km dari Kuala Lumpur. Di tempat ini terdapat kuil yang berada di dalam gua dan juga patung Murugan yang tingginya 42,7m dan merupakan patung Murugan yang tertinggi di dunia. Untuk mencapai ke lokasi kita harus menaiki anak tangga yang cukup banyak, yaitu 272 anak tangga. Karena di dalamnya terdapat sarang kelelawar, maka agak menyengat bau di dalam gua. Selain kelelawar, kita juga bisa mendapati monyet yang berkeliaran di lokasi ini. Sekedar mengingatkan, jika kamu memang pengen menikmati kuil sampai puncak, berhati-hatilah dengan monyet yang ada disana. Sebaiknya simpan barang – barang berharga kamu, daripada “dilarikan” oleh makhluk licah satu ini.  Merpati juga menjadi penghuni daerah ini, cukup membeli makanan burung yang sudah disediakan salah satu toko, kamu bisa memanggil merpati mengerumuni kamu. Dari Batu Caves, kami bergerak ke salah satu pabrik jam terbesar di Kuala Lumpur, jaraknya cukup dekat, hanya sekitar 15- 20 menit. Disana kami bebas memilih jam tangan yang sesuai selera dan tentunya sesuai dengan kantong. Di tempat ini seluruh jam hasil produksi disusun rapi pada etalase kaca yang mirip dengan mall besar. Usai belanja dan cuci mata rombongan melanjutkan perjalanan ke Genting Highland yakni salah satu tujuan wisata utama Malaysia.                                                                                       

        


Genting Highland

Terletak di ketinggian 1800 m diatas permukaan laut, Genting menawarkan wisata alam serta aneka wahana permainan yang memicu adrenalin. Kawasan wisata Genting ini dibangun oleh resort world group yang juga membangun kawasan serupa di Sentosa Island, Singapura serta di Manila, Philipina. 

Perjalanan menuju Genting kami nikmati dengan menggunakan Bas Pelancong (Bus Pariwisata). Jalan yang kami lewati dihiasi pohon sawit di kanan dan kiri. Sungguh pemandangan lalu lintas yang rapi dan teratur di tambah pesona yang asri. Setelah perjalanan kurang lebih dua jam, kami tiba di Genting Cable Car Upper Station, dengan teratur dan membentuk team (4-6 orang) kami masuk kedalam Kereta Gantung. Sungguh sangat luar biasa. Pengalaman tak terlupakan. Adrenalin terpacu, di tambah lagi jalan yang tidak mulus (beberapa kali kereta sengaja diberhentikan agar dapat menikmati pemandangan alam). Rekan yang membawa camera langsung mengarahkan ke berbagai angle yang keren. 

Setelah perjalanan sekitar 20 – 25 menit kami tiba di Genting. terdapat beberapa bangunan hotel mewah berwarna cerah. Ada beberapa tower di hotel tingkat dunia ini. Karena hari sudah menjelang malam, maka kami dipersilahkan menuju kamar yang sudah disediakan dan menikmati makan malam yang variasi menu nya masih mirip Indonesia. Semakin larut malam kami semakin semangat untuk hunting, banyak sekali wahana yang patut di coba, salah satu yang kami nikmati adalah Believe it or Not, XXI Cinemas, Dunia Salju dan Casino serta Gondola yang mirip sekali seperti negara asalnya; Venezuela. Di dalam Genting juga terdapat miniatur patung Liberty dan Menara Eifell. Tak lupa, kami juga hunting produk sepatu Vinnci dan parfum. Sudah hampir pukul 2 dini hari. Banyak toko yang sudah tutup, tapi hiruk pikuk Genting masih sangat terasa. Karena besok kami akan kembali ke Tanah Air maka dengan berat hati dan berat mata kami pulang ke kamar masing – masing.

Semoga sedikit cerita tersebut bisa bermanfaat untuk kita semua.

                                      


Virtual Run Bagi Pemula ; Ternyata Mudah dan Praktis

Virtual Run merupakan produk dari kemajuan teknologi dan mobilitas penduduk dunia yang semakin tinggi. Virtual Run sendiri adalah kegiatan berlari yang dapat dilakukan dimana dan kapan saja menyesuaikan waktu dan lokasi runner (pelari), baik itu melakukan kegiatan lari di jogging track, jalan sekitar rumah, menggunakan trademill, atau juga melakukannya saat suatu event race dilaksanakan. Trend olahraga ini sudah dimulai sekitar lima tahun yang lalu. 

Saya baru mulai mengandrungi virtual run dan walking di Februari 2020 yang lalu dan di bulan Juni 2020 sudah berhasil menggantung 6 (enam) buah Medal. Sebagai seorang pemula dalam dunia olahraga ini, kesan yang saya dapat ; ternyata mudah dan praktis. Dari sisi waktu dan tempat yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan kemauan kita sebagai runner ataupun walker, dari sisi keamanan dan kenyamanan yang bisa dipilih sendiri juga aplikasi dan medal yang ditawarkan begitu variatif. 

Tidak hanya olahraga virtual cycling, virtual walking pun memiliki jumlah peminat yang bukan main banyaknya. Kesadaran akan gaya hidup sehat ditengah rutinitas yang padat menjadi alasan utama kaum urban khususnya untuk mulai melakukan olahraga yang dapat disesuaikan dengan waktu dan tempat tanpa terikat apapun namun tetap dapat mengukur jarak, kecepatan detak jantung, pembakaran kalori, durasi waktu, dan kecepatan lari per lap atau putaran yang dilakukan. 

Tingginya peminat mendorong semakin banyaknya aplikasi pendukung bermunculan. Aplikasi tersebut pun dapat di install dan disesuaikan dengan jam tangan (smart watch) yang dimiliki. Sekalipun virtual run dapat dilakukan sendiri, namun banyak juga event yang diselenggarakan melalui kegiatan virtual run; apakah untuk mengumpulkan donasi bencana alam atau donasi lainnya, sebagai peringatan akan suatu peristiwa besar; seperti Peringatan Hari Kemerdekaan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda, atau juga event untuk menunjukkan dukungan penuh kepada suatu kelompok tertentu seperti; Peringatan Hari Kanker Sedunia, dan Peringatan Hari AIDS Sedunia dan lain sebagainya.

Virtual Run bisa dibilang sama dengan event lari pada umumnya, dimana setiap pelari atau partisipan  yang sampai ke garis finish (finisher) akan mendapatkan badge dan medal dan jersey sesuai dengan syarat dan ketentuan dari penyelenggara.

Running dan Walking olahraga yang murah meriah namun tetap memberi banyak manfaat untuk kesehatan. Meskipun demikian, berlari dan berjalan memiliki prosedür yang tetap harus dijalankan untuk mendapatkan kesehatan yang maximal dan mengurangi resiko cidera. Perhatikan juga pakaian dan kelengkapan saat berlari dan berjalan.

Beberapa tips yang bisa diterapkan sebelum melakukan virtual run atau walking bagi pemula ;

1. Perbanyak Referensi Aplikasi
Yang mudah digunakan dan sesuai bagi kebutuhan kamu. Pada umumnya, aplikasi yang ditawarkan oleh vendor itu compatiable bagi pengguna android dan IOS, namun penggunaan atau feature yang ditawarkan relatif beragam. Saya sudah mencoba beberapa aplikasi dan sudah menemukan yang cocok.

2. Event dan Event Organizer
Virtual Run atau Walking atau Cycling pada sama dengan event pada umumnya, memiliki tujuan khusus; apakah untuk menggalang dana, memperingati hari penting atau tokoh penting atau moment lain yang dianggap membutuhkan dukungan kalangan banyak. Pilihlah event yang kamu sukai dan perhatikan dengan cermat Term & Condition dan EO yang bisa dipercaya alias tidak mempersulit partisipant dalam mengikuti event dan pendistribusian medal.

3. Safety First
Setiap pribadi memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari kondisi kesehatan dan perlengkapan/ tools yang diperlukan. Untuk itu, cermatlah mengetahui details kondisi kesehatan kamu. Jika diperlukan lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau seseorang yang ahli dibidangnya. Dan untuk perlengkapan/ tools kamu bisa pilih yang membuat kamu nyaman. Mulai dari outfit sampai lokasi dimana kamu akan melakukan aktifitas / olahraga ini. Apalagi dimasa pandemic yang harus memperhatikan protokol kesehatan new normal.

4. Practice Make Permanent
Lakukan latihan dengan rutin. Tidak perlu mematok target yang terlalu berat. Berlahan saja, mulai dari waktu, jarak dan kecepatan yang ringan, sedang hingga penuh tantangan atau kategori berat. Yang penting, lakukan dengan tujuan agar tubuh dan pikiran bahagia, bukan tersiksa.

5. Pelajari Istilah Baru
Banyak sekali istilah atau ungkapan yang baru saya ketahui dalam olahraga ini. Seperti yang saya paparkan sedikit diatas. Selebihnya, kamu bisa mencari referensi lain yang diperlukan. Misalkan ada istilah dalam aplikasi yang kamu belum tau, silahkan gunakan mesin pencarian atau googling. Banyak sekali author atau blogger yang mengupas tuntas mengenai virtual running, walking, cycling.

6. Mulai Sekarang
Dari tips satu sampai lima, ini bagian terpentingnya. Lakukan sekarang ! Mulai registrasi event pertama kamu dan segera berjuang untuk mendapatkan medal pertama. Ketika kamu menerimanya untuk pertamakali, medal lebih dari medal. Rasa puas dan bangga akan menghias wajah kamu.

Jadi, tunggu apalagi ?



Jangan Bimbang, Terus Sebarkan Kebaikan

Waktu kecil mungkin kita sering dengar kalimat sakti "siapa yang pelit kuburannya sempit."
Walau belum ada ilmu yang dapat membuktikan korelasi hal tersebut, namun sisi positive-nya; sedini mungkin tertanam karakter mau berbagi dalam diri anak-anak walau tanpa disadari awalnya dikarenakan ketakutan akan stigma kuburan sempit. Berajak bertambahnya usia, membuat seseorang memiliki motif dan cara tersendiri untuk berbagi. Dan kita; -sebagai sesama mahluk yang juga tidak luput dari khilaf- tidak memiliki hak untuk menyimpulkan atau menghakimi cara dan motif tersebut; apa pun itu.

Semakin banyak bertemu, berinteraksi dan mengenal berbagai karakter seseorang, saya semakin mengerti motif yang sesuai untuk setiap hal yang saya akan bagi kepada sesama mahluk yaitu ; Berbuat baiklah karena Tuhan sudah sangat baik dalam hidup mu, bukan karena kamu ingin booking tiket ke surga untuk kematian mu. Kalimat sakti yang saya yakini ini bukan serta merta karena saya orang baik yang lepas dari segala kekurangan, tidak. Semata kalimat tersebut menjadi benteng bagi diri sendiri agar menurunkan ekspektasi untuk mendapat pengakuan atau penghargaan dari sesama manusia. Dengan saya menurunkan ekspektasi terhadap respon dari manusia dan fokus kepada Sang Pencipta, saya merasa lebih banyak cela untuk bersyukur atas setiap kebaikan yang saya peroleh dari Tuhan melalui seseorang di sekitar saya; bahkan kadang yang tak terduga dan tak di kenal sekalipun. Hal ini juga menambah besar-nya perasaan plong dalam hati dan semakin total dalam memberi dan berbagi.

Pandemic COVID19 yang mulai melanda Indonesia di awal Maret 2020 lalu, membuat perubahan besar dalam tatanan ekonomi, sosial dan politik. Hampir seluruh lapisan masyarakat dan seluruh sektor terkena dampak dari merebak-nya virus corona yang belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Tidak sedikit masyarakat kehilangan mata pencaharian, berkurangnya pendapatan dan bahkan kehilangan harta yang tak terduga sebelumnya. Namun sisi lain yang bisa kita berikan perhatian lebih adalah; dengan adanya kondisi yang berat di masa COVID19, semakin banyak hal baik terjadi. Berbagai pihak mulai terjun mengumpulkan donasi untuk dibagi kepada saudara kita yang lebih membutuhkan. Berbagai dukungan mengalir semakin deras sehingga mempererat tali persaudaraan sebangsa dan setanah air dalam situasi genting. Rasanya tak cukup kata untuk berterimakasih dan habis kata untuk mendeskripsikan kondisi yang sering menyentuh hati. Terlepas dari apapun motif yang ada di hati pribadi masing-masing untuk berbagi, yang kita tau dan kita percaya; kebaikan itu masih exist.

Ini saatnya berlomba menggarap ladang pahala masing-masing di tengah perjuangan menyambung hidup dengan usaha yang tentu tidak mudah. Di titik ini, saya pribadi bangga dan tersentuh, melihat Indonesia yang utuh dengan semangat persatuan dan gotong royong yang juga menumbuhkan nasionalisme yang semakin kukuh. Nilai-nilai Pancasila yang dulu sempat dipertanyakan keberadaannya di kala dunia semakin lekat dengan selfish. Dan saya yakin kamu juga setuju kalau berbagi kebaikan itu harus terus disebarkan. Semakin banyak yang melihat kebaikan akan semakin banyak kebaikan baru yang muncul. Jadi mari bersama kita #TerusSebarkanKebaikan melalui hal kecil yang bisa kita lakukan, di mulai dari dan untuk sekitar kita.

Berikut hal yang saya lakukan dan semoga dapat sedikit menginspirasi kamu yang ingin berbagi kebaikan namun masih mempertimbangkannya.

Membeli dan Membagi Dagangan Teman
Kreativitas terpacu dan muncul bak jamur di masa hujan, banyak yang berusaha bertahan dalam kondisi ekonomi yang cukup sulit di masa pandemic. Banyak teman saya yang juga mulai merintis usaha dan menuangkan ide dan skill-nya di bidang kuliner dan online shop. Cara sederhana menunjukkan dukungan saya kepada mereka adalah membeli dagangan yang mereka tawarkan. Dalam persaingan dengan pedangan lainnya, beliau memberikan penambahan layanan yaitu gratis ongkos kirim/ pengiriman walau jarak tempuh cukup jauh. Untuk meringankan dan mempersingkat waktu tempuh, saya meminta untuk membagikan makanan yang saya pesan ke siapa saja yang terdekat dengan lokasinya dan dianggap membutuhkan, atau sebut saja ini sistem delegasi. Jadi saya hanya mentransfer nominal sesuai total belanja dan selebihnya saya percayakan kepada beliau untuk pendistribusiannya. Jadi, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui bukan ? Meskipun sederhana, hal ini membuat hati girang.

Hadir Bagi Keluarga
Kesibukan berkarya dan berkarir sering membuat waktu yang kita miliki sangat minim untuk bercengkrama dan berkumpul dengan keluarga. Di Masa COVID yang mana hampir sembilan puluh persen aktivitas dilakukan dari rumah adalah kesempatan baik untuk menyatakan kehadiran diri kita yang utuh; baik fisik dan pikiran, bagi keluarga. Memberikan waktu dan diri seutuhnya adalah hadiah berharga yang dapat diberikan kepada orangtua, saudara, anak, pasangan dan anggota lain yang ada di rumah. Mendengarkan setiap cerita, ide dan celotehan ringan dapat menciptakan memori indah yang kelak dapat di ingat sebagai penyemangat. Meluangkan waktu untuk melakukan audio atau video call tanpa patokan jedah waktu juga menjadi hal yang sangat berarti bagi keluarga dan teman dekat yang terpisah jarak. Menjadi pendengar yang baik perlu effort dan berdampak positif bagi sebuah hubungan. Pastikan juga koneksi internet yang kamu pilih stabil dan dapat diandalkan ya, agar komunikasi berjalan lancar tentunya.

Berbagi Kuota Untuk Tetangga
Saat harus Bekerja dan Belajar Mandiri dari rumah, ada perubahan besar yang mungkin terjadi. Hal yang baru tentu memerlukan waktu untuk beradaptasi. Kebetulan tetangga disebelah rumah, yang anaknya beranjak SMP harus Belajar Mandiri dari rumah dan mengandalkan koneksi internet, suatu hari beliau memberanikan diri untuk menanyakan password wifi yang saya miliki karena kondisi satu dan lain hal, orangtua-nya tidak dapat mengisi kuota internet saat itu. Hal sederhana yang sangat berarti baginya. Dengan berbagi kuota; dapat memberi solusi dari kendala kecil yang terjadi pada orang terdekat kita.

Menyisikan Dana Untuk Donasi 
Tak pelak, tabungan menjadi sumber yang banyak diandalkan di saat kondisi yang tidak pasti ini. Bukan berarti kita menjadi kikir ya, Dengan menyisihkan sebagian dana yang kita miliki dan mengajak keluarga juga teman untuk ikut berpartisipasi, artinya kita punya andil untuk #TerusSebarkanKebaikan dan menjadi motor penggerak kebaikan itu. Banyak sekali pihak yang menggalang donasi dengan sasaran kelompok yang beragam pula. Bijaklah memilih promotor atau sponsor yang menggalang dana, agar dapat mempertanggungjawabkan penyaluran dana yang terkumpul dan bukan menjadi peluang untuk terjadinya kejahatan. Karena kalimat ini mungkin saja terjadi "Kejahatan bukan hanya karena adanya niat tapi karena adanya kesempatan." 

Memberi Kepada Yang Tak Di Kenal
Bagi sebagian orang, lebih nyaman memberi kepada yang tidak di kenal, dengan begitu kita tidak membebani orang tersebut dengan perasaan "ingin membalas" kebaikan kita. Dengan memberikan sembako ke para abang becak, abang supir angkutan kota (angkot), abang ojol, saudara kita yang berjasa membersihkan jalanan dan yang memulung, yang kita bisa jumpai disepanjang jalan, tentu akan memberikan perasaan damai tersendiri. Bukan karena nominal rupiah namun karena ada cinta kasih sesama di dalam niatnya. Apalagi dengan dilantunkannya doa tulus dari saudara kita yang menerimanya dengan senyum ramah, aduh rasa bahagia tak tergambarkan.

Memberi Makan Hewan Liar
Bahkan hewan liar, sebagai bagian dari mahluk hidup juga terkena dampak dari pandemic. Kita bisa memberikan mereka makanan yang layak dan tidak membahayakan kesehatannya. Coba kita mulai melihat sekeliling, apakah ada anjing atau kucing liar yang perlu makanan ? Atau juga mungkin ada musang, atau tupai yang mulai kesulitan mencari makan ? Sebelum memberi hewan tersebut makanan, sebaiknya cari tau dulu apa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan. Jangan sampai niat baik kita justru membawa hal buruk yang tidak diinginkan. Dan saat memberi makanan, pastikan kamu mengikuti langkah aman, jika diperlukan, pelajari juga teknik pendekatan dengan hewan liar ya, untuk keselamatan dan keamanan bersama.

Melakukan Hobby Yang Sama Secara Virtual
Mungkin kamu dan teman kamu punya hobby menyanyi ? berpuisi ? acting ? atau photography ? Ajak teman mu melakukan hal seru secara virtual. Bisa saja kamu hobby photography dan teman kamu hobby jadi model, kalian tinggal tentukan jam ketemu di udara atau secara virtual. Jadi deh Virtual Photoshoot seperti yang saat ini viral. Kamu dapat meluangkan hobby dan teman kamu pasti akan sangat berterimakasih dengan hasil photo yang kamu ambil. Atau menyanyi dan memainkan alak musik beriringan di aplikasi online. Adu dance atau acting di aplikasi tik-tok mungkin ?. Menciptakan kebahagiaan itu juga merupakan bagian dari kebaikan.

Kebaikan itu tidak ada tolak ukurnya. Tak ada yang besar atau kecil. Hal yang pasti adalah ketika kita melakukan dan #TerusSebarkanKebaikan maka seluruh malaikat di surga akan bergembira. Lakukan kebaikan se-sederhana apa pun, mungkin di mulai dari senyuman ramah dan kepedulian, nanti akan berlanjut sesuai alur alam. Kamu tidak perlu membuat skenario indah, biarkan saja mengalir, ikuti kata hati sehingga ketika kesempatan berbuat kebaikan menghampiri, kamu menyadari dan tidak melewati. Apa yang berasal dari hati akan berhasil menyentuh hati.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog M Keroyokan Juni 2020 X #myXLSumatera.






















Daebak ! Sisi Positif Drama Korea

Tulisan ini terinspirasi dari banyaknya postingan di sosial media yang saya temukan mengenai perdebatan netizen perihal beberapa Drama Korea Selatan (K-Drama) yang sedang menjadi trend bahkan dijadikan meme yang viral di awal tahun 2020 ini, diantaranya berjudul Crash Landing On You, Itaewon Class , The World of The Married, The King Eternal Monarch, Hospital Playlist, dan lainnya. Drama tersebut memberi kesan tersendiri di hati para penonton yang tidak jarang mengundang pro dan kontra alur cerita (plot) dan akhir cerita (twist) para pemain utama (main lead) dan pemeran pendukung (second lead) yang biasanya juga mendapat perhatian dari penonton. 

K-Drama sendiri memiliki banyak genre diantaranya Romance, Commedy, Thriller, Family,  Mystery, Action, Historical atau dikenal dengan istilah Saeguk / Kerajaan. Tema yang diangkat pun sangat beragam. K-Drama tidak hanya menyajikan cerita mengenai romantisme hubungan percintaan. Banyak sekali pilihan yang dapat disesuaikan dengan selera kamu; mulai dari Dunia Hukum, Politik, Jurnalistik, Kuliner, Dunia Medis, Pendidikan, Social Issue, dan  bahkan Sejarah. Ada cerita yang diangkat dari Kisah Nyata, Imajinasi, maupun Legenda / Cerita Rakyat, atau bahkan penggabungan diantaranya. 

Drama Korea pertama yang saya tonton adalah Winter Sonata (Tahun 2002) namun saat itu saya tidak mengikuti alurnya sampai akhir dan menontonnya kembali sekitar tahun 2012. Drama yang paling berkesan bagi saya ; Jewel in The Palace di tahun 2003 yang ditayangkan sore hari di salah satu stasiun TV swasta Indonesia. Karena terkesan dengan alur cerita, acting dan visual para pemain, saya menjadi lebih semangat mengikuti K-Drama Full House yang juga tayang di stasiun TV di tahun berikutnya. Begitu fanatic-nya saya dengan drama Full House, sampai bunyi dering handphone saya di tahun 2009 menggunakan reffrein dari OST Drama tersebut. Sekitar tahun 2011 sedang trend menonton K-Drama melalui piringan CD (Compact Disc) dengan harga satu bundle (isinya sekitar 8-10 keping) dengan harga Rp. 15.000 sampai Rp.25.000 tergantung kepopuleran/ rating drama. Bahkan di masa itu saya punya langganan penjual CD yang akan menginformasikan jika CD K-Drama terbaru sudah ada di toko-nya. Keseruan saat menanti kepingan CD terbaru tanpa ada kepastian waktu kapan tersedia masih bisa saya rasakan sampai saat ini. Beruntunglah saat ini sudah banyak aplikasi dan webpage yang menyediakan layanan streaming K-Drama yang dapat diakses melalui gawai dengan pilihan drama yang up to date

Ada banyak sekali sisi positif yang bisa diambil dari K-Drama, tergantung sisi mana kita menilainya. Meskipun begitu, semua harus tetap dalam kendali kamu ya. Saya mengerti betul rasa penasaran dari setiap jalan cerita di K-Drama, sehingga kadang kamu mengorbankan waktu tidur atau waktu istirahat untuk menonton hingga akhir cerita. Percayalah, itu bukan ide baik ! Begadang demi K-Drama memang memiliki sensasi tersendiri tapi itu tidak sebanding dengan hal-hal yang kamu korbankan.

Berikut hal yang bisa kamu dapat dari K-Drama :

Belajar Bahasa Korea Sehari-hari / Kata Popular
Hal menarik dari K-Drama selain ekspresi visual para pemainnya, adalah bahasa yang mudah ditangkap dan secara tidak langsung seolah mengajak para penonton untuk mempelajari bahasa Korea. Bahasa Korea sama halnya dengan Bahasa Indonesia yakni Formal dan Informal. Masyarakat Korea sangat sensitif terhadap tutur bahasa dan kata sapaan karena merupakan budaya yang tetap dipertahankan hingga kini. Selain itu bahasa slang dapat bisa ditemukan di K-Drama. Ini sangat membantu kamu sebagai pemula bila ingin serius mempelajari bahasa negeri ginseng ini. Kata-kata familiar dan sering digunakan di K-Drama yang saya tau; Oppa, Unnie, Noona, Hyung, Ajussi, Ajumma, Sajangnim, Daebak, Aiego, Mian hae, Arraseo, Jamkkanman, Bogo shi po, Jinjayo, Pa Bo Ya, Jal Ja, Gwen cha na, Wae gel rae, Kajja, Ga ji ma, Chin goo, Omo, Jebal, Nde, Saranghaeyo, Haebongkae, Yeobo, Shireo dan banyak sekali. Namun, jika kamu ingin menggunakannya di Korea atau dengan Orang Korea yang belum kamu kanal, harus berhati-hati memilih kosa kata karena sebutan tersebut memiliki formula tersendiri (tergantung usia, jenis kelamin dan tingkat kedekatan personal).

Mengenal Budaya dan Kuliner Korea Selatan
Suksesnya Drama Korea tidak hanya dirasakan di dalam negeri namun juga menembus beberapa negara seperti Indonesia. Hal ini tentu melalui proses yang panjang dan tidak terlepas dari dukungan pemerintah Korsel, keseriusan dan kerja keras para sineas Korsel yang konsisten menyajikan konten yang berkualitas untuk mempromosikan negara mereka. Jika Bollywood selalu menonjolkan budaya menari, Kuliner, hingga pakaian khas dan alam yang sangat indah, maka sama halnya dengan K-Drama. Bila dalam K-Drama ada cerita acara pernikahan maka kamu akan menemukan Hanbok (pakaian tradisional) dengan warna cerah yang dikenakan oleh Ibu Pengantin. Sedangkan saat ada adegan kematian dan pemakaman, maka kamu akan menemukan Hanbok nuansa hitam dengan list putih dilengkapi jepitan putih tanpa riasan wajah dan aksesoris bagi wanita yang menandakan sebagai keluarga inti yang berduka. Selain Soju (minuman bir populer di Korsel), ada Kimchi (Sayuran fermentasi), Tteokbokki (kue beras) dengan rasa manis dan pedas, Jajangmyeon (mie dengan saus pasta kacang hitam), Kimbab (Nasi, Daging, Sayuran digulung dan dibalut Rumput Laut), Bibimbap atau nasi campur ala Korsel dan Gyeranmari (Telur Gulung ala Korsel) jenis kuliner yang sering ditampilkan dalam cerita. Kegiatan Wamil (Wajib Militer) bagi para lelaki yang sudah berusia 19 sampai 35 tahun juga kerap diperkenalkan. Production House K-Drama sangat sering melakukan shooting di tempat bersejarah dan tempat wisata populer yang sangat indah dengan berbagai latar musim. Tempat-tempat cantik ini bisa jadi wishlist kamu saat melancong ke Korsel

Drama Tanpa Drama
K-Drama sendiri mengacu pada drama televisi di Korea dengan format miniseri. Alasan terbesar saya menyukai K-Drama selain kedua alasan diatas, adalah alur yang tidak bertele-tele dan sesuai tema. Meskipun tampil relatif singkat dalam 16 episode, K-Drama mampu menyajikan cerita menarik dan tidak mudah ditebak dan menarik penonton ikut merasakan kesedihan, kemarahan, kebahagiaan, ketakutan dan kegalauan para pemain. Sepanjang saya menonton K-Drama, belum pernah menemukan adegan yang berlebihan sampai diluar nalar. Hampir semua alur dapat diterima dengan akal meskipun diangkat dari imajinasi dengan karakter pemain yang kuat. Ada juga beberapa drama keluarga dengan episode lebih panjang yakni dari 32-50 episode dan pada umumnya drama ini akan tayang setiap hari di channel TV Korea. 

Bersifat edukatif dalam bidang tertentu
Tidak hanya drama bertema dunia pendidikan dan sejarah saja yang memberikan edukasi. Drama Horror pun akan memberi pengetahuan hukum bagaimana suatu kasus bisa dipecahkan dengan motif yang tidak terduga sebelumnya seperti Let's Fight Ghost, Oh My Ghost, Who Are You. Drama yang mengandung informasi mengenai syndrome atau penyakit tertentu seperti It's Okay Thats Love, Kill Me Heal Me, Good Doctor, Jealousy Incarnate, Clean With Passion, The Beauty Inside, Uncontrollably Fond, dan masih banyak lagi. Jika kamu mau mengekslporasi dunia politik praktis, bisa menonton drama The K2, Haechi, Designated Survivor : 60 Days, The Player, Vagabond dan banyak lagi referensi lainnya. Gaya bahasa dan tata dialog di setiap drama sangat khas, tegas dan layak dipelajari. Bila harus menyebutkan istilah tertentu (kedokteran, hukum, politik) maka akan disisipkan arti dari istilah tersebut dengan bahasa sederhana yang mampu di cerna oleh penonton awam.

Motivasi Hidup Sehat Dan Disiplin
Menjadi rahasia umum kalau para semain K-Drama memiliki tubuh yang ideal dan visual yang menarik. Hal itu diperoleh dari konsistensi dan disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran. Usia sepertinya bukan penghalang bagi aktris dan aktor di Korea, sebab semakin bertambahnya usia kebanyakan dari mereka terlihat semakin mempesona. Selain senang menggunakan transportasi umum dan budaya berjalan kaki, memilih tangga daripada eksalator pun sering diangkat di drama. Bahkan beberapa drama memunculkan adegan Kamar Sewa di atas atap yang tentu perlu perjuangan yang cukup besar untuk bisa menjangkaunya, kebayang ya kalau harus pindahan. Pada umumnya, K-Drama memiliki ke-khas-an yaitu disiplin. Apapun genre dari drama pasti akan ada tokoh yang memberi contoh kegigihan dan disiplin diri yang membawa suatu keberhasilan.

Demikian ulasan saya perihal sisi positif dari K-Drama. Jadi, sebelum kamu menonton beberapa drama dengan tema dan genre yang berbeda, jangan buru-buru mengeluarkan stigma negatif ya. Oia, ketika sebuah drama mampu mengundang kontroversi penonton dan bahkan banyak penonton tanpa sadar melekatkan karakter yang diperankan pemain ke kehidupan nyata, artinya drama tersebut sukses ! Hayo, yang geregetan menunggu episode terbaru (on going) drama The World of The Married apa kabar ? Masih panas hati dan gregetan kah ? Oia, hindari meninggalkan jejak komentar negatif di akun media sosial para pemain ya. Hargai privasi, professionalism dan kerja keras mereka membangun sebuah karakter yang kuat di drama tersebut. 💛




Hari Buku Dan Hak Cipta 2020

World Book and Copyright Day atau dikenal juga sebagai Hari Buku Dan Hak Cipta Sedunia merupakan perayaan tahunan setiap tanggal 23 April yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1995. Penetapan tanggal tersebut didasarkan beberapa pertimbangan diantaranya untuk mengenang hari lahir dan hari kematian beberapa penulis terkenal; seperti William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega.

Shakespeare sendiri dikenal sebagai pujangga, dramawan, dan juga sebagai actor dengan karya drama dan Soneta yang hebat di era-nya Dan mendunia hingga saat ini. Beliau lahir pada 26 April 1564 Stratford Upon Avon sebuah kota kecil di Inggris dan meninggal pada usia 52 tahun. 

Romeo Dan Juliet merupakan karya Shakespeare yang berkesan hampir disemua kalangan terutama dikalangan pujangga, kisah abad XVI ini menjadi inspirasi dunia perfilman sehingga tidak heran jika Romeo Dan Juliet dengan beberapa versi bermunculan di layar lebar. Karya lainnya yang terkenal diantaranya; Othello, Hamlet, King Lear, Macbeth.

Di Indonesia sendiri, budaya gemar membaca buku masih terus digalakkan. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri untuk tetap menciptakan minat baca sekaligus momok bagi penulis / pemilik Hak Cipta / Kekayaan Intelektual. Pasalnya gawai/ gadget sudah menjadi bagian sehari-hari yang tidak terpisahkan dari seseorang. Sejalan dengan itu, kemajuan teknologi yang memudahkan mendapatkan informasi juga menjadi cela bagi para pihak pembajak yang mencari peluang dengan cara yang belum bisa diterima hukum. 

Banyak juga dari kita yang gemar membaca; lebih memilih membaca buku elektronik yang lebih menarik dengan tambahan video dan gambar yang menarik ditambah kemudahan membawa dan membacanya dengan gadget/ gawai yang dimiliki.

Saya pribadi lebih menyukai membaca buku dengan versi cetak. Aroma kertas yang khas dari buku baru menciptakan suasana tersendiri. Meskipun buku elektronik sudah dilengkapi tools memberi tanda dengan highlight pada kalimat yang dapat kita pilih, bagi saya memberi "coretan" dengan tangan sendiri dengan ballpoint atau pensil warna memiliki pengalaman berbeda. Menikmati sebuah buku ditangan dengan secangkir teh atau kopi mampu membawa tenggelam dalam bacaaan, tanpa perlu khawatir low battery. 

Dengan membaca, selain memberikan pengetahuan,  dapat melatih konsentrasi dan juga melatih daya ingat karena otak tetap bekerja dengan baik. Melatih gemar membaca bisa dimulai dari genre yang disukai; saya lebih menyukai genre novel, travelling dan self improvement atau memoar.

Semoga buku versi cetak tetap dapat bertahan dan juga semoga para generasi bangsa semakin banyak yang gemar membaca bahkan menjadi Duta Baca di lingkungan masing - masing. Dan semoga semakin banyak buku yang netral tanpa kepentingan golongan/ pribadi dan mengutamakan kebenaran konten. Dan semoga semakin banyak pihak yang menghargai Hak Cipta sehingga menjadi penyemangat lahirnya karya baru dengan terobosan lebih segar.

SELAMAT HARI BUKU DAN HAK CIPTA UNTUK KAMU !


Kepergian Glenn Fredly, Sedih Tak Berujung


Saya masih patah hati atas kepergian Penyanyi, Penulis Lagu, Produser, Aktor dan seorang rolemodel sekaligus idol yang memiliki rasa kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi akan lingkungan dan kebudayaan; Glenn Fredly Deviano Latuihamallo pada 8 April 2020 yang lalu. Dan saya pribadi memerlukan ratusan jam sebelum akhirnya memutuskan untuk menulis artikel ini. Terlalu banyak yang bisa dituang tentang seorang Glenn, bahkan ratusan lembar kertas pun rasanya kurang. Saat menulis ini saya ditemani lagu-lagu apik yang membuat ngelangsa dalam kenangan masa puber.

Penampilan khasnya menunjukkan strong character dari seorang Glenn. Suara emas penyanyi R&B Soul satu ini juga tetap nyaman ditelinga dalam membawakan lagu ber-genre Jazz dan Pop. Tampilan sederhananya pun se-awet karyanya yang selalu berpadu ; Topi Fedora dengan sehelai bulu di sebelah kanan, Boater, Bucket Hat, Flap Cap, hingga Baseball Cap dilengkapi kaos atau kemeja, juga jas casual dan celana jeans seperti mempertegas cerminan kepribadian. Pergaulan seorang Glenn pun sangat luas, tidak hanya berbaur dikalangan musisi namun juga akrab dengan politikus.

Hampir seperempat abad perjalanan karir di blantika musik Indonesia, Glenn sudah berhasil melahirkan lebih dari sepuluh album dan favorit saya semua lagu di Album Selamat Pagi, Dunia !. Karya Glenn Fredly selalu diterima baik solo karir ataupun dalam grup Trio Lestari bersama Sandy Sandhoro dan Tompi. Banyaknya penghargaan yang dibawa pulang tak lantas membuat penyanyi berdarah Maluku yang kerap disebut Mutiara Dari Timur lantas berpuas hati. Seperti berkejaran dengan waktu dalam mewujudkan begitu banyak mimpi untuk negeri, Glenn selalu membuat gebrakan baru dengan ide segar-nya. 

Seorang Glenn selalu memberikan kontribusi tersendiri bagi kemajuan musik Indonesia. Beliau menjadi Ketua Komite yang berperan penting dalam Acara Konferensi Musik Indonesia (KAMI) pada Maret 2018 di Taman Budaya Ambon. Tidak hanya itu, di September 2018 lalu Glenn Fredly termasuk dalam 51 Seniman yang menerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Beliau menggaungkan dukungan terhadap kemajuan musik di bagian Timur Tanah Air melalui gagasan Everyone For Ambon (EFA), dan Voice Of The East (VOTE) bersama dengan musisi dan tokoh masyarakat lainnya.


Talentanya di bidang perfilman pun patut diperhitungkan, dengan penampilan khusus dan beradu akting dengan jajaran aktris dan aktor papan atas di film Tanda Tanya di tahun 2011. Film ini mengangkat pluralisme agama dan mengisahkan konflik rumah tangga dan perselisihan antar sahabat di sebuah tempat di kawasan Pasar Baru, Semarang yang sarat pesan moral. Saya merekomendasikan film ini untuk kalian yang belum sempat menonton. Selain itu film "Cahaya Dari Timur: Beta Maluku" di tahun 2015 salah satu cara lain Glenn menuangkan rasa bangga pada tanah Maluku. Di Film ini beliau mengisi Original Soundtrack dan juga terlibat langsung sebagai produser. Keterlibatan lainnya ada di film Cinta Silver tahun 2005, film Filosofi Kopi tahun 2015 dan film Surat dari Praha awal tahun 2016 yang mengisi Original Soundtrack dengan lagu penuh penghayatan. Sosok Glenn merupakan musisi sejati dengan kepedulian tinggi tidak hanya bagi pelestarian seni budaya Indonesia namun juga menaruh perhatian pada issue lingkungan. Saat  showcase peluncuran album Romansa Ke Masa Depan di November 2019 lalu yang sekaligus album terakhir Glenn sebelum meninggal, beliau mendapat dukungan Kementerian Lingkungan Hidup berupa bibit pohon yang dibagikan kepada penonton konser untuk ditanam di lingkungan masing - masing. Pada tahun 2007 Glenn berkolaborasi sengam penyanyi lainnya pernah mengadakan konser amal bertajuk "Soul For Indonesian Earth" yang mengkampanyekan kepedulian terhadap pemanasan global yang digelar di Tennis Indoor Stadium Jakarta.


Disetiap kesempatan, Glenn dengan gaya khasnya tak bosan mengingatkan para generasi muda untuk menjadi generasi yang peduli kemajuan musik Indonesia, menjaga kelestarian budaya dan untuk peduli pada negeri melalui hal positif. Glenn juga dikenal sebagai musisi nasional yang hangat kepada para junior dan menaruh rasa hormat pada senior. Tahun 2019 lalu, Glenn menjadi penggerak dari lahirnya Ruang Kreatif Anak Muda;  M Bloc Space yang berada di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan. Sebuah gedung tua yang merupakan bekas gedung Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum PERURI)  di tahun 1955 yang berhasil di sulap menjadi sebuah creative hub yaitu pusat industri kreatif untuk memfasilitasi anak muda berkreasi, dimana Glenn berharap tempat ini mampu menampung dan mempertemukan mimpi - mimpi anak muda sebagai generasi bangsa, tak lupa beliau menyisipkan pertunjukkan musik di dalamnya. 







Hidup bukan masalah usia, namun bagaimana cara kita menjalaninya.
Kematian bukan tentang kepergian, namun bagaimana kita ingin dikenang.
Karena, semua akan Kembali Ke Awal.
Biarlah perjalanan ini tetap indah dalam kisah Romansa Ke Masa Depan.






           ...
take me to your place,
where our hearts belong together
I will follow you
you're the reason that I breathe
I'll come running to you
fill me with your love forever
I'll promise you one thing
that I would never let you go
cause you are my everything
          ...
Penggalan lirik lagu kesukaan saya dari Glenn di Ost Cinta Silver.



Ketika Dunia Dalam Tagar DiRumahAja

Jalanan bebas dari kendaran bermotor, jumlah penerbangan domestik dan international turun signifikan, kapal di pelabuhan bersandar menurunkan jangkar tanda tak berlayar, gedung perkantoran pun tidak seriuh hari biasa, shopping center sepi seperti tak berpenghuni, semua menjadi pemandangan biasa akhir-akhir ini. Ratusan negara mengalami kondisi yang sama, sebagian besar penduduk Bumi memilih tetap tinggal di rumah semaximal mungkin. Tak pernah terlintas dipikiran saya dan mungkin juga kamu, aktifitas manusia hampir 90 % bisa terhenti terutama di 211 negara yang terjangkit sebuah virus dengan ukuran sangat kecil dan tak terlihat oleh kasat mata. Tak peduli negara maju atau berkembang, bahkan negara adidaya pun tak memiliki golden ticket jaminan kebal terhadap virus yang lagi naik daun sedari akhir tahun 2019 sampai April 2020. Sepertinya Bumi sedang diberikan "cuti" oleh masyarakat dunia. 


Tagar DirumahAja (#DiRumahAja) atau #StayAtHome pun menjadi trending topic di beberapa platform sosial media. Seakan mengalahkan trend lain, virus yang dikenal COVID19 (Coronavirus Disease 2019) mampu menduduki peringkat pertama pemberitaan dunia lebih dari tiga bulan terakhir, namanya pun kerap disebut pada iklan komersial dan iklan layanan masyarakat. Negara yang terinfeksi memilih tindakan untuk memutus rantai penyebaran virus dengan mengurangi frekuensi kontak sesama warga yang disebut social distancing dan bahkan ada negara yang melakukan isolasi diri dengan lockdown atau melegalkan larangan warga untuk masuk dan keluar dari dan ke suatu tempat, atau sederhananya negara tersebut menutup akses perbatasan negaranya dan seluruh warga diwajibkan melakukan aktifitas di dalam rumah.

Indonesia sendiri terdeteksi menjadi negara terinfeksi COVID-19 pada awal Maret 2020 dan sampai tulisan ini diperbaharui pada 07 April 2020 sekitar pukul 14.53 WIB, merujuk data dari covid19.go.id sudah ada 2.491 kasus yang terkonfirmasi  dengan 192 kasus sembuh dan 209 kasus diantaranya meninggal dunia. Sedangkan Data Selebaran dalam skala global sebanyak 211 Negara/ Kawasan dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 1.136.851 dan jumlah kematian 62.955 kasus.

Hal diatas menjadi pertimbangan pemerintah mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat agar menjaga jarak fisik atau social distancing dengan memperhatikan jarak minimun satu sampai dua meter, menghindari kerumunan orang, menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dimulai dari hal kecil yakni rajin cuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga nutrisi makanan juga tetap tenang dan hindari kepanikan namun tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi yang saat ini terjadi. 




Sebagai dukungan kepada kebijakan pemerintah, hampir seluruh perusahaan mulai dari skala kecil hingga perusahaan raksasa memutuskan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home bagi sebagian besar karyawannya. Langkah yang sama pun diambil oleh Dinas Pendidikan untuk Sekolah dan Universitas dengan melakukan Belajar Mandiri dari Rumah yang tentunya memperhatikan aspek keselamatan para Siswa dan Mahasiswa yang notabene-nya merupakan generasi penerus bangsa.

Begitu cepatnya penyebaran pandemic ini menjadi bukti bahwa manusia dari belahan bumi mana pun saling terhubung. Kemajuan teknologi pun bisa membawa perubahan pada mahluk yang ada di dalamnya, baik manusia, hewan atau virus sekalipun berpeluang mengalami evolusi. Dilansir dari Artikel WHO yang menyebutkan Novel Corona Virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan seperti common cold atau pilek dan penyakit serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan SARS. Pada tahun 2002 ada sebanyak 26 negara terjangkit Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang menginfeksi sekitar 8000 orang dan menyebabkan sekitar 770 kematian dalam dua tahun. SARS tercatat memiliki tingkat mortalitas sebesar 9,5%. Meskipun mortality rate COVID19 lebih rendah yakni 2%-4% bukan berarti kita bisa memandangnya sebelah mata.




Dengan adanya himbauan #DiRumahAja tentu memberi perubahan pada beberapa lini kehidupan. Tidak semua sektor dapat dilakukan atau di monitor dari jarak jauh terutama pelaku bisnis yang memerlukan kontak langsung dengan pelanggan atau pemakai jasanya. Dalam kondisi ini tentu mempengaruhi perekonomian nasional dan internasional. Arus perdagangan dan perputaran uang di pasar global yang berdampak pada pasar lokal pun tidak sebaik sebelum munculnya pandemic ini. Pelaku usaha dituntut berfikir dan bertindak berlipat kali lebih keras dan cerdas dari sebelumnya karena ada faktor lain yang harus diperhatian ekstra yakni keselamatan dan kesehatan masyarakat luas. 

Para influencer pun diminta membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan mendorong kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk memaksimalkan kegiatan bekerja, belajar dan Ibadah #DiRumahAja dan bilapun harus melakukan aktifitas di luar harus mengikuti protokol keselamatan dari WHO yang sudah di himbau oleh pemerintah. 

Adanya tagar DiRumahAja (#DiRumahAja) membuat banyak hal lebih menarik. Laman beberapa platform media sosial dipenuhi dengan ide kreatif yang muncul ditengah masyarakat saat berusaha mengolah rasa bosannya disaat memiliki pilihan terbaik untuk #DiRumahAja. Yang menghibur saya pribadi di tengah pandemic adalah banyak beredar chef dadakan, koki baru bermunculan me-release resep yang super sederhana dengan cita rasa yang patut diperhitungkan. Lalu banyak sekali dancer baru bermunculan pada aplikasi TikTok yang merajai media sosial 2020. Berbagai tingkah lucu nan unik membantu memberi sedikit senyum di wajah yang cukup tegang. Kemudian yang membuat hati terharu ketika mengetahui semakin banyak dermawan baru yang muncul, memberikan yang mereka bisa untuk sesama dengan harapan setidaknya bisa sedikit berbagi dan meringankan beban mereka di tengah badai. 

Semua pihak mulai dari Public Figure, Tentara, Kepolisian dan pelaku usaha, sampai masyarakat biasa pun berlomba melibatkan diri dalam memerangi pandemic, terlihat dari banyaknya dukungan moral dan material berbagai rupa yang diberikan baik kepada tenaga medis, maupun kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Dan yang menarik perhatian saya dan mungkin masyarakat lain, dimana beberapa pelaku usaha banting setir agar bisa terus beroperasi dan tetap bisa terlibat dalam usaha misi kemanusiaan. Sebut saja Pabrikan Mobil Sport sekelas Lamborghini, mengumumkan perubahan beberapa departemen dari pabrik produksinya di Sant Agata Bolognese untuk menghasilkan masker bedah dan alat pelindung medis untuk dialokasi ke Rumah Sakit yang terlibat dalam peperangan pandemic COVID19, yakni RS Sant Orsola Malpighi dan berkolaborasi dengan Univeristas Bologna. Langkah besar yang dilakukan Lamborghini tentu tidak terlepas dari keprihatinan terhadap negara asalnya, Italia, yang masuk dalam daftar negara dengan kasus terbanyak. Bicara pengusaha lokal, banyak sekali yang menempuh jalan yang sama dengan perusahaan automotif di atas. Siapa yang tidak kenal dengan brand Batik Keris,  Sritex perusahaan tekstil kebanggaan bangsa pun terpanggil untuk berlomba meluncurkan produk masker yang bisa dicuci dan dipakai berulangkali dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat luas. Berbicara dari segi profit, tentu peralihan ini bukanlah tindakan yang menguntungkan ditengah mulai lesunya perekonomian, namun jauh dari itu para pelaku usaha ini pastilah memiliki hati emas yang didasari rasa kepedulian terhadap kondisi ibu pertiwi dan kecintaan terhadap tanah air. Lalu muncul juga para musisi dengan hasil karya yang mengusung thema Corona Virus seperti Comedic Band ternama Project Pop dengan liriknya yang khas mengeluarkan lagu terbaru berjudul GARA-GARA CORONA kemudian ada juga lagu karya Raja Dangdut H. Rhoma Irama dengan judul VIRUS CORONA dan dalam waktu relatif singkat, karya tersebut mampu menyihir masyarakat dengan capaian puluh ribuan viewersMeme pun banyak bermunculan dengan beragam kejenakaannya yang tidak terlepas dari tahun 2020 dan Corona Virus, lagi - lagi hasil dari semedi #DiRumahAja

Banyak hal positif yang bisa diteropong saat kondisi tidak baik. Dengan tetap berkeyakinan badai segera berlalu maka kita semakin optimis menanti datangnya pelangi. Pembelajaran dari Kisah Eric Yuan, pendiri Aplikasi ZOOM, pengusaha muda asal Tiongkok yang berulang kali menghadapi badai karir dan penolakan atas karyanya disamping keterbatasan kemampuan bahasa Inggris. Eric pernah bekerja di sebuah Start Up yang berlokasi di Silicon Valley, pernah menjabat sebagai Vice President di Cisco Systems dan juga pernah bekerja di Perusahaan  berbasis Video Conference Web Ex. Dan singkatnya beliau memutuskan keluar dari perusahaan ternama untuk kemudian memulai bisnis sendiri yakni aplikasi ZOOM. Siapa sangka, dengan keberanian menghadapi badai penolakan tersebut beliau berhasil membawa ZOOM sebagai aplikasi video conference dengan capaian 40 Juta Users di tahun 2015 dan banyak Giant Company yang menjadi client-nya. Adanya himbauan dan penerapan pembatasan sosial atau social distancing yang masih berlangsung membawa angin segar disertai keuntungan 99 Triliyun Rupiah hanya dalam tiga bulan terakhir. Angka yang fantastik !

Sikap Eric yang berani menghadapi badai pun bisa kita tiru mulai dari hal sederhana walau berada #DiRumahAja


Enam hal positif yang bisa kamu lakukan menghadapi badai kebosanan saat #DiRumahAja yaitu :
1. Menonton Film
Film dengan genre Action, Petualangan, Comedy, Drama, Musical, Fiksi Ilmiah, memiliki manfaat tersendiri, selain menghibur dapat membantu kita mengasah daya analisa dan memacu mengeluarkan hormon endorfin dan saat tertawa membantu tubuh mengurangi hormon cortisol yang menyebabkan stress, depresi atau perasaan lelah.

2. Membaca
Selain media elektronik, paksalah diri kamu untuk membaca buku dengan begitu memberi waktu bagi mata untuk istirahat sejenak dari paparan cahaya monitor. Dimulai dari buku yang ada disekitar rumah; buku lama, majalah atau mungkin buku baru yang dibeli beberapa bulan lalu namun belum sempat di baca. Dengan membaca akan menambah referensi pengetahuan, menambah kemampuan mengingat dan menganalisa, atau kemampuan mendeskripsikan, dan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa dan melatih konsentrasi.

3. Menjadi Pendengar Yang Baik
Jika saat #DiRumahAja kamu ditemani oleh orangtua, pasangan, anak atau anggota keluarga lainnya, ajaklah mereka mendiskusikan hal ringan, bisa dari hal yang mereka sukai atau yang mereka ingin lakukan namun belum terealisasi. Cukup menjadi pendengar yang baik akan meninggalkan kesan mendalam bagi mereka. Sesekali responlah dengan sewajarnya yang menunjukkan ketertarikan kamu terhadap hal yang mereka ceritakan. Dengan menjadi pendengar yang baik kamu pun akan mendapatkan sesuatu yang baru dan pastinya kamu sudah meningkatkan kualitas hubungan yang ada.

4. Melakukan Hal Yang Tidak Biasa
Hal yang kamu sukai tentu sering kamu lakukan, lalu kenapa tidak mencoba sebaliknya. Melakukan hal yang tidak biasa atau bahkan yang tidak kamu sukai. Saya jarang memperhatikan tanaman yang ada di halaman rumah orangtua, karena waktu yang saya habiskan disana hanya saat menyapu dedaunan. Selama #DiRumahAja, saya mulai memperhatikan semua tanaman yang ada, sesekali saya membantu orangtua memindahkan beberapa pot bunga untuk ditata ulang. Menyenangkan ! Itu yang saya rasa. Dan menghabiskan waktu dengan orangtua menjadi moment termahal yang diberikan waktu saat #DiRumahAja.

5. Tidur Yang Cukup
Saya yakin dengan banyaknya dateline, pressure, dan berbagai macam kegiatan menyebabkan kebanyakan dari kita mengalami kekurangan jam tidur. Nah inilah saatnya untuk memberi asupan oksigen yang cukup bagi otak sebagai tanda terimakasih kita, dimana selama ini otak memegang peranan besar untuk melahirkan ide yang briliant

6. Makan Hidangan Sehat 
Istilah Clean Eating tidak asing lagi. Kehidupan manusia yang dituntun serba cepat pun berimbas kepada gaya hidup mengkonsumsi makanan siap saji dan menomerduakan kandungan nutrisi, padahal kebiasaan tersebut merupakan bom waktu bagi kesehatan. Mari memperbaiki malnutrisi bagi tubuh kita yang berharga ini. Walaupun kita #DiRumahAja bukan berarti nutrisi yang masuk pun terbatas. Saat ini banyak sekali layanan jual beli sayur mayur, daging, dan makanan sehat lainnya secara online. Bahkan beberapa Groceries Store menawarkan add values untuk kenyamanan dan kemudahan pelanggan membeli kebutuhan sehari-hari. Oia, abang tukang sayur dengan gerobaknya sekarang pun tidak kalah kreatif, dengan mengumpulkan semua uang dan catatan belanjaan dari depan rumah pelanggannya, abang tukang sayur bisa tetap berjualan tanpa melanggar himbauan pemerintah dan menghindari adanya kerumunan orang. 

Nah ternyata banyak hal baik bisa dilakukan saat #DiRumahAja, namun sekali lagi, yang terutama adalah menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Pastikan rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir. Kelolah stress dengan baik agar imun tubuh tetap dalam kendisi prima. Sebagai warga negara Indonesia yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, marilah kita juga mendoakan Ibu Pertiwi, pemerintah, pemangku kepentingan dan seluruh saudara kita yang terlibat dalam memerangi pandemic ini agar diberikan kekuatan, kebijaksanaan dan kesehatan, dan semoga kasus meninggal berhenti sampai disini dan kasus yang sembuh bertambah setiap harinya. 

Kita pun akan merindukan saat #DiRumahAja seperti ini ketika badai berlalu dan kembali ke kehidupan normal, untuk itu gunakan waktu sebaik mungkin dengan melakukan hal positif sebanyak mungkin, berikan perhatian, waktu dan cinta kepada keluarga dan orang terkasih sesering mungkin, agar saat semua sudah tidak #DiRumahAja kita pun sudah keluar menjadi pribadi dengan versi terbaik.

Jadi, kamu dan Aku #DiRumahAja ya !