Daebak ! Sisi Positif Drama Korea

Tulisan ini terinspirasi dari banyaknya postingan di sosial media yang saya temukan mengenai perdebatan netizen perihal beberapa Drama Korea Selatan (K-Drama) yang sedang menjadi trend bahkan dijadikan meme yang viral di awal tahun 2020 ini, diantaranya berjudul Crash Landing On You, Itaewon Class , The World of The Married, The King Eternal Monarch, Hospital Playlist, dan lainnya. Drama tersebut memberi kesan tersendiri di hati para penonton yang tidak jarang mengundang pro dan kontra alur cerita (plot) dan akhir cerita (twist) para pemain utama (main lead) dan pemeran pendukung (second lead) yang biasanya juga mendapat perhatian dari penonton. 

K-Drama sendiri memiliki banyak genre diantaranya Romance, Commedy, Thriller, Family,  Mystery, Action, Historical atau dikenal dengan istilah Saeguk / Kerajaan. Tema yang diangkat pun sangat beragam. K-Drama tidak hanya menyajikan cerita mengenai romantisme hubungan percintaan. Banyak sekali pilihan yang dapat disesuaikan dengan selera kamu; mulai dari Dunia Hukum, Politik, Jurnalistik, Kuliner, Dunia Medis, Pendidikan, Social Issue, dan  bahkan Sejarah. Ada cerita yang diangkat dari Kisah Nyata, Imajinasi, maupun Legenda / Cerita Rakyat, atau bahkan penggabungan diantaranya. 

Drama Korea pertama yang saya tonton adalah Winter Sonata (Tahun 2002) namun saat itu saya tidak mengikuti alurnya sampai akhir dan menontonnya kembali sekitar tahun 2012. Drama yang paling berkesan bagi saya ; Jewel in The Palace di tahun 2003 yang ditayangkan sore hari di salah satu stasiun TV swasta Indonesia. Karena terkesan dengan alur cerita, acting dan visual para pemain, saya menjadi lebih semangat mengikuti K-Drama Full House yang juga tayang di stasiun TV di tahun berikutnya. Begitu fanatic-nya saya dengan drama Full House, sampai bunyi dering handphone saya di tahun 2009 menggunakan reffrein dari OST Drama tersebut. Sekitar tahun 2011 sedang trend menonton K-Drama melalui piringan CD (Compact Disc) dengan harga satu bundle (isinya sekitar 8-10 keping) dengan harga Rp. 15.000 sampai Rp.25.000 tergantung kepopuleran/ rating drama. Bahkan di masa itu saya punya langganan penjual CD yang akan menginformasikan jika CD K-Drama terbaru sudah ada di toko-nya. Keseruan saat menanti kepingan CD terbaru tanpa ada kepastian waktu kapan tersedia masih bisa saya rasakan sampai saat ini. Beruntunglah saat ini sudah banyak aplikasi dan webpage yang menyediakan layanan streaming K-Drama yang dapat diakses melalui gawai dengan pilihan drama yang up to date

Ada banyak sekali sisi positif yang bisa diambil dari K-Drama, tergantung sisi mana kita menilainya. Meskipun begitu, semua harus tetap dalam kendali kamu ya. Saya mengerti betul rasa penasaran dari setiap jalan cerita di K-Drama, sehingga kadang kamu mengorbankan waktu tidur atau waktu istirahat untuk menonton hingga akhir cerita. Percayalah, itu bukan ide baik ! Begadang demi K-Drama memang memiliki sensasi tersendiri tapi itu tidak sebanding dengan hal-hal yang kamu korbankan.

Berikut hal yang bisa kamu dapat dari K-Drama :

Belajar Bahasa Korea Sehari-hari / Kata Popular
Hal menarik dari K-Drama selain ekspresi visual para pemainnya, adalah bahasa yang mudah ditangkap dan secara tidak langsung seolah mengajak para penonton untuk mempelajari bahasa Korea. Bahasa Korea sama halnya dengan Bahasa Indonesia yakni Formal dan Informal. Masyarakat Korea sangat sensitif terhadap tutur bahasa dan kata sapaan karena merupakan budaya yang tetap dipertahankan hingga kini. Selain itu bahasa slang dapat bisa ditemukan di K-Drama. Ini sangat membantu kamu sebagai pemula bila ingin serius mempelajari bahasa negeri ginseng ini. Kata-kata familiar dan sering digunakan di K-Drama yang saya tau; Oppa, Unnie, Noona, Hyung, Ajussi, Ajumma, Sajangnim, Daebak, Aiego, Mian hae, Arraseo, Jamkkanman, Bogo shi po, Jinjayo, Pa Bo Ya, Jal Ja, Gwen cha na, Wae gel rae, Kajja, Ga ji ma, Chin goo, Omo, Jebal, Nde, Saranghaeyo, Haebongkae, Yeobo, Shireo dan banyak sekali. Namun, jika kamu ingin menggunakannya di Korea atau dengan Orang Korea yang belum kamu kanal, harus berhati-hati memilih kosa kata karena sebutan tersebut memiliki formula tersendiri (tergantung usia, jenis kelamin dan tingkat kedekatan personal).

Mengenal Budaya dan Kuliner Korea Selatan
Suksesnya Drama Korea tidak hanya dirasakan di dalam negeri namun juga menembus beberapa negara seperti Indonesia. Hal ini tentu melalui proses yang panjang dan tidak terlepas dari dukungan pemerintah Korsel, keseriusan dan kerja keras para sineas Korsel yang konsisten menyajikan konten yang berkualitas untuk mempromosikan negara mereka. Jika Bollywood selalu menonjolkan budaya menari, Kuliner, hingga pakaian khas dan alam yang sangat indah, maka sama halnya dengan K-Drama. Bila dalam K-Drama ada cerita acara pernikahan maka kamu akan menemukan Hanbok (pakaian tradisional) dengan warna cerah yang dikenakan oleh Ibu Pengantin. Sedangkan saat ada adegan kematian dan pemakaman, maka kamu akan menemukan Hanbok nuansa hitam dengan list putih dilengkapi jepitan putih tanpa riasan wajah dan aksesoris bagi wanita yang menandakan sebagai keluarga inti yang berduka. Selain Soju (minuman bir populer di Korsel), ada Kimchi (Sayuran fermentasi), Tteokbokki (kue beras) dengan rasa manis dan pedas, Jajangmyeon (mie dengan saus pasta kacang hitam), Kimbab (Nasi, Daging, Sayuran digulung dan dibalut Rumput Laut), Bibimbap atau nasi campur ala Korsel dan Gyeranmari (Telur Gulung ala Korsel) jenis kuliner yang sering ditampilkan dalam cerita. Kegiatan Wamil (Wajib Militer) bagi para lelaki yang sudah berusia 19 sampai 35 tahun juga kerap diperkenalkan. Production House K-Drama sangat sering melakukan shooting di tempat bersejarah dan tempat wisata populer yang sangat indah dengan berbagai latar musim. Tempat-tempat cantik ini bisa jadi wishlist kamu saat melancong ke Korsel

Drama Tanpa Drama
K-Drama sendiri mengacu pada drama televisi di Korea dengan format miniseri. Alasan terbesar saya menyukai K-Drama selain kedua alasan diatas, adalah alur yang tidak bertele-tele dan sesuai tema. Meskipun tampil relatif singkat dalam 16 episode, K-Drama mampu menyajikan cerita menarik dan tidak mudah ditebak dan menarik penonton ikut merasakan kesedihan, kemarahan, kebahagiaan, ketakutan dan kegalauan para pemain. Sepanjang saya menonton K-Drama, belum pernah menemukan adegan yang berlebihan sampai diluar nalar. Hampir semua alur dapat diterima dengan akal meskipun diangkat dari imajinasi dengan karakter pemain yang kuat. Ada juga beberapa drama keluarga dengan episode lebih panjang yakni dari 32-50 episode dan pada umumnya drama ini akan tayang setiap hari di channel TV Korea. 

Bersifat edukatif dalam bidang tertentu
Tidak hanya drama bertema dunia pendidikan dan sejarah saja yang memberikan edukasi. Drama Horror pun akan memberi pengetahuan hukum bagaimana suatu kasus bisa dipecahkan dengan motif yang tidak terduga sebelumnya seperti Let's Fight Ghost, Oh My Ghost, Who Are You. Drama yang mengandung informasi mengenai syndrome atau penyakit tertentu seperti It's Okay Thats Love, Kill Me Heal Me, Good Doctor, Jealousy Incarnate, Clean With Passion, The Beauty Inside, Uncontrollably Fond, dan masih banyak lagi. Jika kamu mau mengekslporasi dunia politik praktis, bisa menonton drama The K2, Haechi, Designated Survivor : 60 Days, The Player, Vagabond dan banyak lagi referensi lainnya. Gaya bahasa dan tata dialog di setiap drama sangat khas, tegas dan layak dipelajari. Bila harus menyebutkan istilah tertentu (kedokteran, hukum, politik) maka akan disisipkan arti dari istilah tersebut dengan bahasa sederhana yang mampu di cerna oleh penonton awam.

Motivasi Hidup Sehat Dan Disiplin
Menjadi rahasia umum kalau para semain K-Drama memiliki tubuh yang ideal dan visual yang menarik. Hal itu diperoleh dari konsistensi dan disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran. Usia sepertinya bukan penghalang bagi aktris dan aktor di Korea, sebab semakin bertambahnya usia kebanyakan dari mereka terlihat semakin mempesona. Selain senang menggunakan transportasi umum dan budaya berjalan kaki, memilih tangga daripada eksalator pun sering diangkat di drama. Bahkan beberapa drama memunculkan adegan Kamar Sewa di atas atap yang tentu perlu perjuangan yang cukup besar untuk bisa menjangkaunya, kebayang ya kalau harus pindahan. Pada umumnya, K-Drama memiliki ke-khas-an yaitu disiplin. Apapun genre dari drama pasti akan ada tokoh yang memberi contoh kegigihan dan disiplin diri yang membawa suatu keberhasilan.

Demikian ulasan saya perihal sisi positif dari K-Drama. Jadi, sebelum kamu menonton beberapa drama dengan tema dan genre yang berbeda, jangan buru-buru mengeluarkan stigma negatif ya. Oia, ketika sebuah drama mampu mengundang kontroversi penonton dan bahkan banyak penonton tanpa sadar melekatkan karakter yang diperankan pemain ke kehidupan nyata, artinya drama tersebut sukses ! Hayo, yang geregetan menunggu episode terbaru (on going) drama The World of The Married apa kabar ? Masih panas hati dan gregetan kah ? Oia, hindari meninggalkan jejak komentar negatif di akun media sosial para pemain ya. Hargai privasi, professionalism dan kerja keras mereka membangun sebuah karakter yang kuat di drama tersebut. 💛




Hari Buku Dan Hak Cipta 2020

World Book and Copyright Day atau dikenal juga sebagai Hari Buku Dan Hak Cipta Sedunia merupakan perayaan tahunan setiap tanggal 23 April yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1995. Penetapan tanggal tersebut didasarkan beberapa pertimbangan diantaranya untuk mengenang hari lahir dan hari kematian beberapa penulis terkenal; seperti William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega.

Shakespeare sendiri dikenal sebagai pujangga, dramawan, dan juga sebagai actor dengan karya drama dan Soneta yang hebat di era-nya Dan mendunia hingga saat ini. Beliau lahir pada 26 April 1564 Stratford Upon Avon sebuah kota kecil di Inggris dan meninggal pada usia 52 tahun. 

Romeo Dan Juliet merupakan karya Shakespeare yang berkesan hampir disemua kalangan terutama dikalangan pujangga, kisah abad XVI ini menjadi inspirasi dunia perfilman sehingga tidak heran jika Romeo Dan Juliet dengan beberapa versi bermunculan di layar lebar. Karya lainnya yang terkenal diantaranya; Othello, Hamlet, King Lear, Macbeth.

Di Indonesia sendiri, budaya gemar membaca buku masih terus digalakkan. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri untuk tetap menciptakan minat baca sekaligus momok bagi penulis / pemilik Hak Cipta / Kekayaan Intelektual. Pasalnya gawai/ gadget sudah menjadi bagian sehari-hari yang tidak terpisahkan dari seseorang. Sejalan dengan itu, kemajuan teknologi yang memudahkan mendapatkan informasi juga menjadi cela bagi para pihak pembajak yang mencari peluang dengan cara yang belum bisa diterima hukum. 

Banyak juga dari kita yang gemar membaca; lebih memilih membaca buku elektronik yang lebih menarik dengan tambahan video dan gambar yang menarik ditambah kemudahan membawa dan membacanya dengan gadget/ gawai yang dimiliki.

Saya pribadi lebih menyukai membaca buku dengan versi cetak. Aroma kertas yang khas dari buku baru menciptakan suasana tersendiri. Meskipun buku elektronik sudah dilengkapi tools memberi tanda dengan highlight pada kalimat yang dapat kita pilih, bagi saya memberi "coretan" dengan tangan sendiri dengan ballpoint atau pensil warna memiliki pengalaman berbeda. Menikmati sebuah buku ditangan dengan secangkir teh atau kopi mampu membawa tenggelam dalam bacaaan, tanpa perlu khawatir low battery. 

Dengan membaca, selain memberikan pengetahuan,  dapat melatih konsentrasi dan juga melatih daya ingat karena otak tetap bekerja dengan baik. Melatih gemar membaca bisa dimulai dari genre yang disukai; saya lebih menyukai genre novel, travelling dan self improvement atau memoar.

Semoga buku versi cetak tetap dapat bertahan dan juga semoga para generasi bangsa semakin banyak yang gemar membaca bahkan menjadi Duta Baca di lingkungan masing - masing. Dan semoga semakin banyak buku yang netral tanpa kepentingan golongan/ pribadi dan mengutamakan kebenaran konten. Dan semoga semakin banyak pihak yang menghargai Hak Cipta sehingga menjadi penyemangat lahirnya karya baru dengan terobosan lebih segar.

SELAMAT HARI BUKU DAN HAK CIPTA UNTUK KAMU !


Kepergian Glenn Fredly, Sedih Tak Berujung


Saya masih patah hati atas kepergian Penyanyi, Penulis Lagu, Produser, Aktor dan seorang rolemodel sekaligus idol yang memiliki rasa kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi akan lingkungan dan kebudayaan; Glenn Fredly Deviano Latuihamallo pada 8 April 2020 yang lalu. Dan saya pribadi memerlukan ratusan jam sebelum akhirnya memutuskan untuk menulis artikel ini. Terlalu banyak yang bisa dituang tentang seorang Glenn, bahkan ratusan lembar kertas pun rasanya kurang. Saat menulis ini saya ditemani lagu-lagu apik yang membuat ngelangsa dalam kenangan masa puber.

Penampilan khasnya menunjukkan strong character dari seorang Glenn. Suara emas penyanyi R&B Soul satu ini juga tetap nyaman ditelinga dalam membawakan lagu ber-genre Jazz dan Pop. Tampilan sederhananya pun se-awet karyanya yang selalu berpadu ; Topi Fedora dengan sehelai bulu di sebelah kanan, Boater, Bucket Hat, Flap Cap, hingga Baseball Cap dilengkapi kaos atau kemeja, juga jas casual dan celana jeans seperti mempertegas cerminan kepribadian. Pergaulan seorang Glenn pun sangat luas, tidak hanya berbaur dikalangan musisi namun juga akrab dengan politikus.

Hampir seperempat abad perjalanan karir di blantika musik Indonesia, Glenn sudah berhasil melahirkan lebih dari sepuluh album dan favorit saya semua lagu di Album Selamat Pagi, Dunia !. Karya Glenn Fredly selalu diterima baik solo karir ataupun dalam grup Trio Lestari bersama Sandy Sandhoro dan Tompi. Banyaknya penghargaan yang dibawa pulang tak lantas membuat penyanyi berdarah Maluku yang kerap disebut Mutiara Dari Timur lantas berpuas hati. Seperti berkejaran dengan waktu dalam mewujudkan begitu banyak mimpi untuk negeri, Glenn selalu membuat gebrakan baru dengan ide segar-nya. 

Seorang Glenn selalu memberikan kontribusi tersendiri bagi kemajuan musik Indonesia. Beliau menjadi Ketua Komite yang berperan penting dalam Acara Konferensi Musik Indonesia (KAMI) pada Maret 2018 di Taman Budaya Ambon. Tidak hanya itu, di September 2018 lalu Glenn Fredly termasuk dalam 51 Seniman yang menerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Beliau menggaungkan dukungan terhadap kemajuan musik di bagian Timur Tanah Air melalui gagasan Everyone For Ambon (EFA), dan Voice Of The East (VOTE) bersama dengan musisi dan tokoh masyarakat lainnya.


Talentanya di bidang perfilman pun patut diperhitungkan, dengan penampilan khusus dan beradu akting dengan jajaran aktris dan aktor papan atas di film Tanda Tanya di tahun 2011. Film ini mengangkat pluralisme agama dan mengisahkan konflik rumah tangga dan perselisihan antar sahabat di sebuah tempat di kawasan Pasar Baru, Semarang yang sarat pesan moral. Saya merekomendasikan film ini untuk kalian yang belum sempat menonton. Selain itu film "Cahaya Dari Timur: Beta Maluku" di tahun 2015 salah satu cara lain Glenn menuangkan rasa bangga pada tanah Maluku. Di Film ini beliau mengisi Original Soundtrack dan juga terlibat langsung sebagai produser. Keterlibatan lainnya ada di film Cinta Silver tahun 2005, film Filosofi Kopi tahun 2015 dan film Surat dari Praha awal tahun 2016 yang mengisi Original Soundtrack dengan lagu penuh penghayatan. Sosok Glenn merupakan musisi sejati dengan kepedulian tinggi tidak hanya bagi pelestarian seni budaya Indonesia namun juga menaruh perhatian pada issue lingkungan. Saat  showcase peluncuran album Romansa Ke Masa Depan di November 2019 lalu yang sekaligus album terakhir Glenn sebelum meninggal, beliau mendapat dukungan Kementerian Lingkungan Hidup berupa bibit pohon yang dibagikan kepada penonton konser untuk ditanam di lingkungan masing - masing. Pada tahun 2007 Glenn berkolaborasi sengam penyanyi lainnya pernah mengadakan konser amal bertajuk "Soul For Indonesian Earth" yang mengkampanyekan kepedulian terhadap pemanasan global yang digelar di Tennis Indoor Stadium Jakarta.


Disetiap kesempatan, Glenn dengan gaya khasnya tak bosan mengingatkan para generasi muda untuk menjadi generasi yang peduli kemajuan musik Indonesia, menjaga kelestarian budaya dan untuk peduli pada negeri melalui hal positif. Glenn juga dikenal sebagai musisi nasional yang hangat kepada para junior dan menaruh rasa hormat pada senior. Tahun 2019 lalu, Glenn menjadi penggerak dari lahirnya Ruang Kreatif Anak Muda;  M Bloc Space yang berada di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan. Sebuah gedung tua yang merupakan bekas gedung Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum PERURI)  di tahun 1955 yang berhasil di sulap menjadi sebuah creative hub yaitu pusat industri kreatif untuk memfasilitasi anak muda berkreasi, dimana Glenn berharap tempat ini mampu menampung dan mempertemukan mimpi - mimpi anak muda sebagai generasi bangsa, tak lupa beliau menyisipkan pertunjukkan musik di dalamnya. 







Hidup bukan masalah usia, namun bagaimana cara kita menjalaninya.
Kematian bukan tentang kepergian, namun bagaimana kita ingin dikenang.
Karena, semua akan Kembali Ke Awal.
Biarlah perjalanan ini tetap indah dalam kisah Romansa Ke Masa Depan.






           ...
take me to your place,
where our hearts belong together
I will follow you
you're the reason that I breathe
I'll come running to you
fill me with your love forever
I'll promise you one thing
that I would never let you go
cause you are my everything
          ...
Penggalan lirik lagu kesukaan saya dari Glenn di Ost Cinta Silver.



Ketika Dunia Dalam Tagar DiRumahAja

Jalanan bebas dari kendaran bermotor, jumlah penerbangan domestik dan international turun signifikan, kapal di pelabuhan bersandar menurunkan jangkar tanda tak berlayar, gedung perkantoran pun tidak seriuh hari biasa, shopping center sepi seperti tak berpenghuni, semua menjadi pemandangan biasa akhir-akhir ini. Ratusan negara mengalami kondisi yang sama, sebagian besar penduduk Bumi memilih tetap tinggal di rumah semaximal mungkin. Tak pernah terlintas dipikiran saya dan mungkin juga kamu, aktifitas manusia hampir 90 % bisa terhenti terutama di 211 negara yang terjangkit sebuah virus dengan ukuran sangat kecil dan tak terlihat oleh kasat mata. Tak peduli negara maju atau berkembang, bahkan negara adidaya pun tak memiliki golden ticket jaminan kebal terhadap virus yang lagi naik daun sedari akhir tahun 2019 sampai April 2020. Sepertinya Bumi sedang diberikan "cuti" oleh masyarakat dunia. 


Tagar DirumahAja (#DiRumahAja) atau #StayAtHome pun menjadi trending topic di beberapa platform sosial media. Seakan mengalahkan trend lain, virus yang dikenal COVID19 (Coronavirus Disease 2019) mampu menduduki peringkat pertama pemberitaan dunia lebih dari tiga bulan terakhir, namanya pun kerap disebut pada iklan komersial dan iklan layanan masyarakat. Negara yang terinfeksi memilih tindakan untuk memutus rantai penyebaran virus dengan mengurangi frekuensi kontak sesama warga yang disebut social distancing dan bahkan ada negara yang melakukan isolasi diri dengan lockdown atau melegalkan larangan warga untuk masuk dan keluar dari dan ke suatu tempat, atau sederhananya negara tersebut menutup akses perbatasan negaranya dan seluruh warga diwajibkan melakukan aktifitas di dalam rumah.

Indonesia sendiri terdeteksi menjadi negara terinfeksi COVID-19 pada awal Maret 2020 dan sampai tulisan ini diperbaharui pada 07 April 2020 sekitar pukul 14.53 WIB, merujuk data dari covid19.go.id sudah ada 2.491 kasus yang terkonfirmasi  dengan 192 kasus sembuh dan 209 kasus diantaranya meninggal dunia. Sedangkan Data Selebaran dalam skala global sebanyak 211 Negara/ Kawasan dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 1.136.851 dan jumlah kematian 62.955 kasus.

Hal diatas menjadi pertimbangan pemerintah mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat agar menjaga jarak fisik atau social distancing dengan memperhatikan jarak minimun satu sampai dua meter, menghindari kerumunan orang, menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dimulai dari hal kecil yakni rajin cuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga nutrisi makanan juga tetap tenang dan hindari kepanikan namun tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi yang saat ini terjadi. 




Sebagai dukungan kepada kebijakan pemerintah, hampir seluruh perusahaan mulai dari skala kecil hingga perusahaan raksasa memutuskan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home bagi sebagian besar karyawannya. Langkah yang sama pun diambil oleh Dinas Pendidikan untuk Sekolah dan Universitas dengan melakukan Belajar Mandiri dari Rumah yang tentunya memperhatikan aspek keselamatan para Siswa dan Mahasiswa yang notabene-nya merupakan generasi penerus bangsa.

Begitu cepatnya penyebaran pandemic ini menjadi bukti bahwa manusia dari belahan bumi mana pun saling terhubung. Kemajuan teknologi pun bisa membawa perubahan pada mahluk yang ada di dalamnya, baik manusia, hewan atau virus sekalipun berpeluang mengalami evolusi. Dilansir dari Artikel WHO yang menyebutkan Novel Corona Virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan seperti common cold atau pilek dan penyakit serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan SARS. Pada tahun 2002 ada sebanyak 26 negara terjangkit Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang menginfeksi sekitar 8000 orang dan menyebabkan sekitar 770 kematian dalam dua tahun. SARS tercatat memiliki tingkat mortalitas sebesar 9,5%. Meskipun mortality rate COVID19 lebih rendah yakni 2%-4% bukan berarti kita bisa memandangnya sebelah mata.




Dengan adanya himbauan #DiRumahAja tentu memberi perubahan pada beberapa lini kehidupan. Tidak semua sektor dapat dilakukan atau di monitor dari jarak jauh terutama pelaku bisnis yang memerlukan kontak langsung dengan pelanggan atau pemakai jasanya. Dalam kondisi ini tentu mempengaruhi perekonomian nasional dan internasional. Arus perdagangan dan perputaran uang di pasar global yang berdampak pada pasar lokal pun tidak sebaik sebelum munculnya pandemic ini. Pelaku usaha dituntut berfikir dan bertindak berlipat kali lebih keras dan cerdas dari sebelumnya karena ada faktor lain yang harus diperhatian ekstra yakni keselamatan dan kesehatan masyarakat luas. 

Para influencer pun diminta membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan mendorong kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk memaksimalkan kegiatan bekerja, belajar dan Ibadah #DiRumahAja dan bilapun harus melakukan aktifitas di luar harus mengikuti protokol keselamatan dari WHO yang sudah di himbau oleh pemerintah. 

Adanya tagar DiRumahAja (#DiRumahAja) membuat banyak hal lebih menarik. Laman beberapa platform media sosial dipenuhi dengan ide kreatif yang muncul ditengah masyarakat saat berusaha mengolah rasa bosannya disaat memiliki pilihan terbaik untuk #DiRumahAja. Yang menghibur saya pribadi di tengah pandemic adalah banyak beredar chef dadakan, koki baru bermunculan me-release resep yang super sederhana dengan cita rasa yang patut diperhitungkan. Lalu banyak sekali dancer baru bermunculan pada aplikasi TikTok yang merajai media sosial 2020. Berbagai tingkah lucu nan unik membantu memberi sedikit senyum di wajah yang cukup tegang. Kemudian yang membuat hati terharu ketika mengetahui semakin banyak dermawan baru yang muncul, memberikan yang mereka bisa untuk sesama dengan harapan setidaknya bisa sedikit berbagi dan meringankan beban mereka di tengah badai. 

Semua pihak mulai dari Public Figure, Tentara, Kepolisian dan pelaku usaha, sampai masyarakat biasa pun berlomba melibatkan diri dalam memerangi pandemic, terlihat dari banyaknya dukungan moral dan material berbagai rupa yang diberikan baik kepada tenaga medis, maupun kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Dan yang menarik perhatian saya dan mungkin masyarakat lain, dimana beberapa pelaku usaha banting setir agar bisa terus beroperasi dan tetap bisa terlibat dalam usaha misi kemanusiaan. Sebut saja Pabrikan Mobil Sport sekelas Lamborghini, mengumumkan perubahan beberapa departemen dari pabrik produksinya di Sant Agata Bolognese untuk menghasilkan masker bedah dan alat pelindung medis untuk dialokasi ke Rumah Sakit yang terlibat dalam peperangan pandemic COVID19, yakni RS Sant Orsola Malpighi dan berkolaborasi dengan Univeristas Bologna. Langkah besar yang dilakukan Lamborghini tentu tidak terlepas dari keprihatinan terhadap negara asalnya, Italia, yang masuk dalam daftar negara dengan kasus terbanyak. Bicara pengusaha lokal, banyak sekali yang menempuh jalan yang sama dengan perusahaan automotif di atas. Siapa yang tidak kenal dengan brand Batik Keris,  Sritex perusahaan tekstil kebanggaan bangsa pun terpanggil untuk berlomba meluncurkan produk masker yang bisa dicuci dan dipakai berulangkali dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat luas. Berbicara dari segi profit, tentu peralihan ini bukanlah tindakan yang menguntungkan ditengah mulai lesunya perekonomian, namun jauh dari itu para pelaku usaha ini pastilah memiliki hati emas yang didasari rasa kepedulian terhadap kondisi ibu pertiwi dan kecintaan terhadap tanah air. Lalu muncul juga para musisi dengan hasil karya yang mengusung thema Corona Virus seperti Comedic Band ternama Project Pop dengan liriknya yang khas mengeluarkan lagu terbaru berjudul GARA-GARA CORONA kemudian ada juga lagu karya Raja Dangdut H. Rhoma Irama dengan judul VIRUS CORONA dan dalam waktu relatif singkat, karya tersebut mampu menyihir masyarakat dengan capaian puluh ribuan viewersMeme pun banyak bermunculan dengan beragam kejenakaannya yang tidak terlepas dari tahun 2020 dan Corona Virus, lagi - lagi hasil dari semedi #DiRumahAja

Banyak hal positif yang bisa diteropong saat kondisi tidak baik. Dengan tetap berkeyakinan badai segera berlalu maka kita semakin optimis menanti datangnya pelangi. Pembelajaran dari Kisah Eric Yuan, pendiri Aplikasi ZOOM, pengusaha muda asal Tiongkok yang berulang kali menghadapi badai karir dan penolakan atas karyanya disamping keterbatasan kemampuan bahasa Inggris. Eric pernah bekerja di sebuah Start Up yang berlokasi di Silicon Valley, pernah menjabat sebagai Vice President di Cisco Systems dan juga pernah bekerja di Perusahaan  berbasis Video Conference Web Ex. Dan singkatnya beliau memutuskan keluar dari perusahaan ternama untuk kemudian memulai bisnis sendiri yakni aplikasi ZOOM. Siapa sangka, dengan keberanian menghadapi badai penolakan tersebut beliau berhasil membawa ZOOM sebagai aplikasi video conference dengan capaian 40 Juta Users di tahun 2015 dan banyak Giant Company yang menjadi client-nya. Adanya himbauan dan penerapan pembatasan sosial atau social distancing yang masih berlangsung membawa angin segar disertai keuntungan 99 Triliyun Rupiah hanya dalam tiga bulan terakhir. Angka yang fantastik !

Sikap Eric yang berani menghadapi badai pun bisa kita tiru mulai dari hal sederhana walau berada #DiRumahAja


Enam hal positif yang bisa kamu lakukan menghadapi badai kebosanan saat #DiRumahAja yaitu :
1. Menonton Film
Film dengan genre Action, Petualangan, Comedy, Drama, Musical, Fiksi Ilmiah, memiliki manfaat tersendiri, selain menghibur dapat membantu kita mengasah daya analisa dan memacu mengeluarkan hormon endorfin dan saat tertawa membantu tubuh mengurangi hormon cortisol yang menyebabkan stress, depresi atau perasaan lelah.

2. Membaca
Selain media elektronik, paksalah diri kamu untuk membaca buku dengan begitu memberi waktu bagi mata untuk istirahat sejenak dari paparan cahaya monitor. Dimulai dari buku yang ada disekitar rumah; buku lama, majalah atau mungkin buku baru yang dibeli beberapa bulan lalu namun belum sempat di baca. Dengan membaca akan menambah referensi pengetahuan, menambah kemampuan mengingat dan menganalisa, atau kemampuan mendeskripsikan, dan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa dan melatih konsentrasi.

3. Menjadi Pendengar Yang Baik
Jika saat #DiRumahAja kamu ditemani oleh orangtua, pasangan, anak atau anggota keluarga lainnya, ajaklah mereka mendiskusikan hal ringan, bisa dari hal yang mereka sukai atau yang mereka ingin lakukan namun belum terealisasi. Cukup menjadi pendengar yang baik akan meninggalkan kesan mendalam bagi mereka. Sesekali responlah dengan sewajarnya yang menunjukkan ketertarikan kamu terhadap hal yang mereka ceritakan. Dengan menjadi pendengar yang baik kamu pun akan mendapatkan sesuatu yang baru dan pastinya kamu sudah meningkatkan kualitas hubungan yang ada.

4. Melakukan Hal Yang Tidak Biasa
Hal yang kamu sukai tentu sering kamu lakukan, lalu kenapa tidak mencoba sebaliknya. Melakukan hal yang tidak biasa atau bahkan yang tidak kamu sukai. Saya jarang memperhatikan tanaman yang ada di halaman rumah orangtua, karena waktu yang saya habiskan disana hanya saat menyapu dedaunan. Selama #DiRumahAja, saya mulai memperhatikan semua tanaman yang ada, sesekali saya membantu orangtua memindahkan beberapa pot bunga untuk ditata ulang. Menyenangkan ! Itu yang saya rasa. Dan menghabiskan waktu dengan orangtua menjadi moment termahal yang diberikan waktu saat #DiRumahAja.

5. Tidur Yang Cukup
Saya yakin dengan banyaknya dateline, pressure, dan berbagai macam kegiatan menyebabkan kebanyakan dari kita mengalami kekurangan jam tidur. Nah inilah saatnya untuk memberi asupan oksigen yang cukup bagi otak sebagai tanda terimakasih kita, dimana selama ini otak memegang peranan besar untuk melahirkan ide yang briliant

6. Makan Hidangan Sehat 
Istilah Clean Eating tidak asing lagi. Kehidupan manusia yang dituntun serba cepat pun berimbas kepada gaya hidup mengkonsumsi makanan siap saji dan menomerduakan kandungan nutrisi, padahal kebiasaan tersebut merupakan bom waktu bagi kesehatan. Mari memperbaiki malnutrisi bagi tubuh kita yang berharga ini. Walaupun kita #DiRumahAja bukan berarti nutrisi yang masuk pun terbatas. Saat ini banyak sekali layanan jual beli sayur mayur, daging, dan makanan sehat lainnya secara online. Bahkan beberapa Groceries Store menawarkan add values untuk kenyamanan dan kemudahan pelanggan membeli kebutuhan sehari-hari. Oia, abang tukang sayur dengan gerobaknya sekarang pun tidak kalah kreatif, dengan mengumpulkan semua uang dan catatan belanjaan dari depan rumah pelanggannya, abang tukang sayur bisa tetap berjualan tanpa melanggar himbauan pemerintah dan menghindari adanya kerumunan orang. 

Nah ternyata banyak hal baik bisa dilakukan saat #DiRumahAja, namun sekali lagi, yang terutama adalah menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Pastikan rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir. Kelolah stress dengan baik agar imun tubuh tetap dalam kendisi prima. Sebagai warga negara Indonesia yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, marilah kita juga mendoakan Ibu Pertiwi, pemerintah, pemangku kepentingan dan seluruh saudara kita yang terlibat dalam memerangi pandemic ini agar diberikan kekuatan, kebijaksanaan dan kesehatan, dan semoga kasus meninggal berhenti sampai disini dan kasus yang sembuh bertambah setiap harinya. 

Kita pun akan merindukan saat #DiRumahAja seperti ini ketika badai berlalu dan kembali ke kehidupan normal, untuk itu gunakan waktu sebaik mungkin dengan melakukan hal positif sebanyak mungkin, berikan perhatian, waktu dan cinta kepada keluarga dan orang terkasih sesering mungkin, agar saat semua sudah tidak #DiRumahAja kita pun sudah keluar menjadi pribadi dengan versi terbaik.

Jadi, kamu dan Aku #DiRumahAja ya !





Cara Aman Belanja Online, Terhindar dari Penipuan

Beberapa waktu yang lalu dua teman baik saya menjadi korban dari oknum online shop yang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan transaksi belanja dari salah satu account Instagram dengan follower mencapai 61 Ribu, bukan angka yang sedikit untuk sebuah account Instagram. Dan pil pahitnya, kedua teman saya tersebut merupakan kaum milenial yang melek teknologi, kalau istilah gaulnya mereka lagi apes. Dan hal lain yang membuat saya merasa harus menerbitkan tulisan ini adalah teman saya lainnya ternyata juga pernah manjadi korban oknum yang sama di waktu yang berbeda. Duh, semakin gemes sama pelaku ini. 

Kejahatan memang menjadi momok bagi semua kalangan, tidak tebang pilih, untuk itu perlu tetap waspada dan berhati-hati. Dari pengalaman tersebut, berikut beberapa tips yang bisa meminimalkan kamu menjadi salon korban empuk dari pelaku kejahatan cyber.

Selain Google, belakangan ini Instagram menjadi mesin pencari yang patut diperhitungkan keberadaannya. Bagaimana tidak, dengan kemudahan hashtag dan penambahan fitur "Shop" di Instagram membuat pengguna/ user memanfaatkan sebagai mesin pencari, termasuk product/ barang komersil yang dibutuhkan. Banyaknya follower di sebuah account online shop bukanlah jaminan account tersebut terpercaya. Sudah menjadi rahasia umum adanya jasa penjual follower fake/ palsu dari aplikasi pihak ketiga. Namun kabar baiknya, pihak instagram mengembangkan perangkat lunak mereka untuk membantu mengidentifikasi aplikasi pembuat komentar dan likes palsu juga follower palsu yang meningkatkan popularitas sebuah account. Dengan begitu pihak instagram berharap platform-nya bebas dari aktifitas yang tidak authentic dan meminimalkan pelanggaran persyaratan pengguna. Meskipun demikian, tentu pihak instagram membutuhkan waktu untuk bersih - bersih, dan hal yang bisa kita lakukan sebagai tindakan preventif adalah sebagai berikut :

Cek Account Penjual
Jutaan penjual melakukan promosi dan menjual produk mereka di Instagram hal ini berbanding lurus dengan semakin banyaknya pengguna instagram, namun tidak semua penjual amanah dan bisa dipercaya. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengecek sejauh mana penjual tersebut dapat dipercaya adalah dengan pengecekan profile si penjual. Caranya dengan membuka Profile  instagram Penjual lalu klik tanda titik tiga di kanan atas, lalu pilih "About This Profile/ Tentang Akun Ini". Akan muncul informasi kapan account tersebut dibuat dan sudah berapa kali ganti nama pengguna/ user name. Contoh kasus dibawah ini, penjual sudah 37 kali ganti nama sejak Agustus 2018. Tentu aktifitas ganti nama ini perlu diwaspadai sebagai ciri dari account yang tidak konsisten. Jika penjual memang melakukan transaksi yang benar, tentu akan sangat mempertimbangkan pergantian nama karena akan berdampak pada peluang repeat order/ pembelian berulang dari konsumen yang puas dengan pengalaman belanja di toko online nya. Bisnis yang sehat akan mempertahankan existing customer sambil menciptakan new customer bukan?

iserta.blogspot.com
iserta.blogspot.com
Cek Status Rekening Penjual
Jika memang barang yang dibutuhkan hanya tersedia di penjual yang ada di instagram, sebaiknya sebelum melakukan transaksi cek status rekening tujuan yang diberikan penjual. Hal ini bisa kamu lakukan dengan klik https://cekrekening.id lalu pilih nama Bank kemudian masukkan nomor rekening yang diinformasikan si penjual. Apakah rekening dan nama penerima sesuai ? Lalu track record / rekam jejak pemilik rekening berisp dari pengaduan atau justru banyak laporan, seperti contoh salah satu rekening pelaku penipuan dibawah ini yang sudah mendapat 60 laporan yang sama yaitu "Penipuan Transaksi Online" ?



Perkembangan teknologi membawa kemudahan transaksi sehingga E-commerce tentu menjadi pilihan masyarakat yang saat ini sangat mobile di dukung dengan pertumbuhan toko online yang meningkat pesat. Namun kegiatan ini juga memiliki kekurangan yakni produk yang ditawarkan tidak dapat dilihat langsung oleh calon pembeli bahkan si penjual dan calon pembeli tidak bertemu langsung seperti layaknya transaksi di real market/ pasar konvensional. Dan hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi pelaku bisnis yang amanah, yang tidak jarang menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan e-commerce untuk melancarkan aksi kriminal.  

Pilih Online Shop Yang Terpercaya
Marketplace atau online shop yang saat ini digandrungi dan diserbu oleh pembeli dari semua kalangan, dan hal yang lumrah jika para penjual berlomba menawarkan banyak add value untuk mendongkrak penjualan. Banyaknya promosi yang ditawarkan terkadang membuat calon pembeli terlena dan mengendorkan ketelitian. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan adalah melakukan riset apakah kontak yang tersedia pada website bisa dihubungi atau tidak ? atau carilah ulasan/ review penjual yang bersangkutan. Selain itu, apakah website ada tanda gembok di sudut alamat website pada browser kamu, jika ada maka web tersebut sudah terenkripsi dan aman. Begitu pula sebaliknya, pastikan PC/ Laptop atau Handphone kamu menggunakan antivirus yang update dan mumpuni untuk menangkal virus dan malware yang semakin hari semakin canggih.

Gunakan Cara Bayar Yang Aman
Banyak pilihan metode pembayaran. Sebaiknya pilihkan COD (Cash On Delivery) yang mana kamu bisa melakukan crosscheck barang pesanan kamu sebelum membayar atau setidaknya kamu sudah menerima barang yang kamu beli sebelum menyerahkan dana ke penjual, meskipun cara ini tidak disediakan semua online shop dan tentu adanya penambahan biaya untuk jasa ini tapi demi keamanan dan kenyamanan hal ini worth it. Namun jika tidak tersedia pilihan COD, bijaklah melakukan pembayaran, pilih pembayaran melalui perantara (pihak ketiga penyedia marketplace akan menampung sementara dana yang kamu kirim) sebelum masuk ke rekening penjual, ini akan meminimalkan si penjual melakukan kenakalan. Pastikan ada fitur "complain" sebagai pilihan jika terdapat hal yang tidak sesuai dari deskripsi yang ada di keterangan produk. Untuk hal itu kamu dituntut aktif melakukan pengecekan deskripsi barang mulai dari ukuran, warna, jenis, ketentuan khusus, harga dan proses pengiriman sebelum mengakhiri proses pembayaran. Jangan lupa perhatikan total pembayaran sebelum check out apakah ada hidden cost atau ketentuan mengikat lainnya. Ingat untuk selalu menyimpan bukti transaksi pembayaran.

JIKA TERLANJUR JADI KORBAN, LAKUKAN HAL BERIKUT :
Hubungi Call Center Bank Penerima Untuk Pemblokiran Rekening
Siapapun tidak ingin menjadi korban penipuan apalagi dengan oknum yang tidak dikenal, namun jika hal buruk tersebut menimpa kamu, tenangkan diri dan jangan panik. Hubungi call center bank tujuan/ penerima. Jelaskan dengan singkat kronologis kejadian. Biasanya pihak bank akan meminta Pelapor mengirimkan bukti transaksi dan bukti pendukung lainnya juga surat laporan kepolisian dan memberikan dateline sesuai kebijakan masing-masing bank, hal ini akan menjadi masukan juga ke pihak bank dan akan memantau pergerakan rekening yang dicurigai tersebut, terlebih bila sudah mendapat beberapa kali laporan yang sama dengan pelapor/korban yang berbeda. Sembari menunggu semua dokumen yang diperlukan dari Pelapor, Pihak Bank akan memberikan status khusus di rekening terlapor atau bahkan memblokir rekening bersangkutan.

Laporkan Ke Kantor Polisi
Setelah melaporkan ke call center bank penerima, laporkan ke Kantor Polisi. Bawalah identitas dan bukti transaksi pembayaran dan informasi terlapor (jika kamu minim info pelaku, maka beri info yang ada di account e-commerce atau info nomor handphone, nomor rekening bahkan rekaman percakapan baik lisan maupun tulisan), jika data sudah lengkap maka kamu akan mendapat Surat Tanda Penerimaan Laporan yang softcopy-nya bisa kamu kirim juga ke email bank terkait laporan diatas. Kamu tinggal menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak Kepolisian dan kamu akan mendapat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidik (SP2HP)*

Laporkan Via Email Resmi Kepolisian 
Jika saat kejadian, kondisi kamu sedang tidak memungkinkan melaporkan ke Kantor Polisi, jangan khawatir, kamu tetap bisa mendapat bantuan dari Pihak Kepolisian RI yang dengan konsisten memberantas kejahatan cyber. Cukup jelaskan kronologis dengan singkat dan jelas, lengkapi bukti yang diperlukan  berupa bukti transaksi, bukti percakapan dengan terlapor atau bukti lain yang menguatkan adanya indikasi penipuan, juga data diri terlapor seperti nomor telepon, nomor rekening, nama dan alamat (jika ada) kemudian kirimkanlah semua bukti dan data-dta tersebut ke email resmi Kepolisian Indonesia, yaitu cybercrime@polri.go.id * Pihak kepolisian akan membantu dan menindaklanjuti setiap laporan yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran kejadiannya.

Demikian ulasan saya, kiranya kita tetap waspada dan terhindar dari ancaman kejahatan baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Berikut beberapa nomor call center bank besar yang bisa kamu simpan atau jadikan referensi ; Bank BCA di 1500888, Bank BNI di 1500046, Bank CIMB di 14041, Bank Mandiri di 14000 dan Bank BRI di 14017. Ingat, Nomer Call Center Bank tidak menggunakan nomor handphone melainkan nomor khusus yang singkat dan mudah di akses dan menggunakan mesin IVR atau Interactive Voice Response, yaitu berupa rekaman suara manusia mengikuti menu tertentu, yang bisa diakses dengan menekan tombol angka telepon dan akan disambungkan ke layanan yang kamu pilih. Semoga membantu.


*sc : Liputan6.com

Belajar SEO di Kelas Blogger Medan

Belajar SEO (Search Engine Optimization) di Kelas Blogger Medan Hari ini menjadi pengalaman pertama saya sebagai newcomer di dunia blogger. Ternyata banyak sekali ilmu panting yang baru saya ketahui. Kelas ini dibawa oleh Bang Rudi Hartoyo yang juga merupakan founder Medan Wisata.

Definisi SEO versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.

Untuk memaximalkan tulisan, tentu diperlukan management atau pola yang mempermudah admin dalam mengelolah web atau blog. Dengan ada SEO seorang blogger bisa menggiring tulisan atau content sesuai yang diharapkan, disamping itu dengan adanya SEO pembaca dipermudah untuk mencari artikel/ konten yang di cari.

Jika kamu pemula seperti saya ada baiknya bergabung dengan komunitas blogger di daerah kamu ya. Di Kota Medan sendiri memiliki komunitas blogger yang aktif yaitu Blogger Medan (Blog-M), disini kamu bisa sharing pengalaman dan mendapat ilmu serta memperbanyak teman dengan hobby yang sama yang akan menambah kepercayaan diri dalam membuat sebuah konten/ tulisan. 

SEO sendiri meliputi Analysis, HTML, Social Media, Design, Ranking, Keywording. SEO dapat dikategorikan menjadi dua yaitu ON PAGE yang mencakup Keywords, Alt Tag, Quality Content, Meta Description, H1 Tags, dan Title Tags. Sementara OFF PAGE meliputi Blogs, Social Media, Link Building, Article Submission, Document Sharing dan Infographic Submission.

Peserta Belajar SEO di Kelas Blogger Medan
Peserta di Kelas Blogger Medan Saat Mengikuti Materi SEO
Hal dasar namun penting yang harus diketahui ialah penempatan keyword di awal tulisan. Seperti yang diketahui bahwa google akan membaca keyword pada tulisan di 16 kata pertama. Kembangkan juga turunan keyword tulisan kamu sekitar 3% dari total banyaknya kata pada tulisan. Dalam mengembangkan skill tulisan, memperbanyak referensi juga akan sangat membantu. Lakukan blogwalking atau mengunjungi blog / tulisan lainnya, jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa comment positif yang disisipkan alamat blog kamu, ini bertujuan agar pemilik blog yang kamu kunjungi mengetahui visitornya dan secara tidak langsung alamat blog kamu juga data dilacak dengan mudah.

Jadi, mari mulai membenahi template agar menjadi blog yang SEO Friendly.


Berikut beberapa referensi Tools untuk menganalisa SEO :
http://www.neilpatel.com/ 
https://seositecheckup.com/ 
https://smallseotools.com/website-seo-score-checker/
https://www.cekseo.com/

Personal Branding melalui Profile di Medsos

Perkembangan zaman membuat segala sesuatu menjadi lebih mobile. Jika dulu jarak seakan menjadi pemisah satu dengan lain, dengan adanya inovasi teknologi membuat seakan tidak ada tembok antar benua sekalipun.
Informasi bisa dengan mudah di dapat, di bagi dan dikembangkan. Dari desa hingga ke kota metropolitan.
Sejalan dengan itu, perkembangan komunitas sosial yang disebut juga jejaring sosial pun ikut ter-inovasi. Banyak penawaran media sosial yang bisa kita pilih, dari yang berbayar sampai yang all in free alias gratisan.
Sebut saja Facebook, Twitter, Skype, Foursquare, Youtube, Instagram dan yang lainnya. Mereka adalah buah karya dari semakin digandrungi-nya media sosial. Banyak yang memanfaatkannya sebagai sarana mencari informasi yang cepat dan kredibel. Mulai dari informasi kesehatan, lowongan pekerjaan, informasi perjodohan [mencari jodoh atau hanya kenalan] bahkan mencari orang hilang [dibaca : teman lama yang putus komunikasi].
Tidak jarang melihat user media sosial sesekali tertawa atau senang saat di smartphone ada notifikasi bahwa teman atau bahkan gebetan mengomentari status atau foto yang baru di posting. Tidak perduli itu di bus, di angkutan kota atau sedang sendiri di kamar. Saat jenuh di kantor pun, seperti obat antibosan yang perlu dikonsumsi dengan membuka halaman facebook atau twitter, dan akhirnya mencuri waktu beberapa menit untuk sekedar berselancar ria di dunia maya.
Seperti sudah menjadi kodrat, setiap hal di dunia ini memiliki dua sisi seperti koin. Ada yang bersifat membangun ada juga yang bersifat merusak. Begitu juga dengan media sosial. Dengan disederhanakannya penggunaan Youtube, banyak dari kita yang bisa menyalurkan bakat atau tidak dengan sengaja mengunduh video yang menunjukkan kebolehan kita di bidang tertentu. Selain di tonton banyak user, peluang untuk menjadi dikenal pun terbentang luas. Syukur – syukur ada yang melirik dan tertarik dengan video itu. Hadiahnya? Bisa menandatangani kontrak yang dibayar dengan rupiah dalam jumlah yang tidak sedikit. Wow. Sejalan dengan itu, ada saja user yang nakal dan menyalahgunakan untuk mencari sensasi yang memang bertujuan untuk menyedot perhatian publik.
Sebagai pengguna media sosial, tentu ada saat dimana seseorang ingin menjadi Role Model, atau setidaknya menjadi eksis. Tak ingin kalah dengan status user lain yang bergonta ganti gadget terbaru, yang travelling ke berbagai tempat, yang selalu update dengan fashion atau yang selalu punya budget lebih untuk mencoba resto  atau butik baru. Kecenderungan itu kadang membuat lupa diri. Ingin eksis dengan cara maksa atau ingin menumpahkan semua kekesalan dengan sebuah status. Konsekuensinya? Akan ada pihak yang tersinggung, perang status pun tak terelakkan, ya syukur – syukur tidak sampai ke tindakan hukum, pencemaran nama baik, pengancaman, atau yang lainnya. Kadang, ada pepatah bijak yang berlaku di media sosial, yakni status-mu harimau-mu. Setuju tidak setuju, mau tidak mau, pernyataan itu memang benar. Secara tidak sadar, kita sudah menciptakan brand, merk atau apalah namanya. Kita menciptakan image pribadi kita di dunia maya. Setiap status yang di ketik itu menggambarkan kondisi atau karakter user. Tinggal pilih saja, mau di cap sebagai komentator, dokter, plagiator, follower, politikus, photografer atau sang guru yang selalu membagi sesuatu yang bermanfaat.
Banyak yang sudah mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan media sosial sebagai lahan basah untuk mengkais rupiah. Dengan memampangkan produk dan memberi informasi detail mengenai produk tersebut serta mencantumkan contact person maka dengan mudah produk tersebut dilihat ribuan orang dan mempermudah kita memasarkannya. Begitu juga dengan aktivitas yang kita izinkan terlihat di media sosial, merupakan personal branding yang akan secara otomatis di cap oleh user lainnya. Ya, jika memang kita ingin membandrol personal branding yang positif dan unique, mulai saat ini, benahi akun kita di media sosial, bagikan hal yang bisa membantu user lain.
Tidak perlu dimulai dari yang besar, hal sederhana pun bisa menjadi good monster. Jika kamu memang senang menjadi motivator, maka sebagai status, kamu bisa menuliskan kalimat motivasi. Atau jika kamu senang dunia fashion stylish, kamu bisa membagikan tips cara mix and match sesuai dengan thema acara atau bentuk badan user. Menjadi komedian dengan membuat content menghibur juga ide apik, tinggal memilih genre dan range usia penikmat karya mu. Bahkan jika anda senang membidik berbagai objek dengan kamera kamu, maka tidak ada salahnya meng-upload hasil karya disertai info berbagai tempat atau angle yang keren. Hal ini tentu bisa menambah value kamu, bahkan bisa menjadikan kamu lebih ahli lagi di bidang tersebut. Nah, siapa bilang jadi komentator itu negatif? Jika memang punya talent disini, maka lemparkan komentar dengan mengemasnya se-elegan mungkin. Tidak harus dengan kalimat kasar atau terlalu memperlihatkan pro atau kontra dengan pihak tertentu. Wawasan dan komentar kamu tentu akan banyak di tunggu user lain.
Well
Semua tentu dengan porsi yang pas. Tidak perlu dilebih – lebihkan atau dikurangi untuk mencari popularitas. Dengan prestasi, kamu akan terus “di buruh” dan user lain tidak sabar menunggu sesuatu dari kamu. Profile atau beranda media sosial anda akan selalu di kunjungi oleh mereka yang haus ilmu dari content kamu.
So, pilih mana? Sensasi atau Prestasi? Itu tergantung kamu karena kamu punya hak untuk membuat packaging akun pribadi semenarik mungkin.
Tulisan ini copy paste dari blog saya terdahulu yang "hilang" karena lupa password dan email yang terdaftar.
Selanjutnya, saya akan mengulas tentang tips dan trick meminimalkan kerugian buat kamu yang doyan lupa seperti saya. Ups !
Original Posted on Sep 23, 2012 by Serta's Blog