Ketika Dunia Dalam Tagar DiRumahAja

Jalanan bebas dari kendaran bermotor, jumlah penerbangan domestik dan international turun signifikan, kapal di pelabuhan bersandar menurunkan jangkar tanda tak berlayar, gedung perkantoran pun tidak seriuh hari biasa, shopping center sepi seperti tak berpenghuni, semua menjadi pemandangan biasa akhir-akhir ini. Ratusan negara mengalami kondisi yang sama, sebagian besar penduduk Bumi memilih tetap tinggal di rumah semaximal mungkin. Tak pernah terlintas dipikiran saya dan mungkin juga kamu, aktifitas manusia hampir 90 % bisa terhenti terutama di 211 negara yang terjangkit sebuah virus dengan ukuran sangat kecil dan tak terlihat oleh kasat mata. Tak peduli negara maju atau berkembang, bahkan negara adidaya pun tak memiliki golden ticket jaminan kebal terhadap virus yang lagi naik daun sedari akhir tahun 2019 sampai April 2020. Sepertinya Bumi sedang diberikan "cuti" oleh masyarakat dunia. 


Tagar DirumahAja (#DiRumahAja) atau #StayAtHome pun menjadi trending topic di beberapa platform sosial media. Seakan mengalahkan trend lain, virus yang dikenal COVID19 (Coronavirus Disease 2019) mampu menduduki peringkat pertama pemberitaan dunia lebih dari tiga bulan terakhir, namanya pun kerap disebut pada iklan komersial dan iklan layanan masyarakat. Negara yang terinfeksi memilih tindakan untuk memutus rantai penyebaran virus dengan mengurangi frekuensi kontak sesama warga yang disebut social distancing dan bahkan ada negara yang melakukan isolasi diri dengan lockdown atau melegalkan larangan warga untuk masuk dan keluar dari dan ke suatu tempat, atau sederhananya negara tersebut menutup akses perbatasan negaranya dan seluruh warga diwajibkan melakukan aktifitas di dalam rumah.

Indonesia sendiri terdeteksi menjadi negara terinfeksi COVID-19 pada awal Maret 2020 dan sampai tulisan ini diperbaharui pada 07 April 2020 sekitar pukul 14.53 WIB, merujuk data dari covid19.go.id sudah ada 2.491 kasus yang terkonfirmasi  dengan 192 kasus sembuh dan 209 kasus diantaranya meninggal dunia. Sedangkan Data Selebaran dalam skala global sebanyak 211 Negara/ Kawasan dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 1.136.851 dan jumlah kematian 62.955 kasus.

Hal diatas menjadi pertimbangan pemerintah mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat agar menjaga jarak fisik atau social distancing dengan memperhatikan jarak minimun satu sampai dua meter, menghindari kerumunan orang, menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dimulai dari hal kecil yakni rajin cuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga nutrisi makanan juga tetap tenang dan hindari kepanikan namun tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi yang saat ini terjadi. 




Sebagai dukungan kepada kebijakan pemerintah, hampir seluruh perusahaan mulai dari skala kecil hingga perusahaan raksasa memutuskan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home bagi sebagian besar karyawannya. Langkah yang sama pun diambil oleh Dinas Pendidikan untuk Sekolah dan Universitas dengan melakukan Belajar Mandiri dari Rumah yang tentunya memperhatikan aspek keselamatan para Siswa dan Mahasiswa yang notabene-nya merupakan generasi penerus bangsa.

Begitu cepatnya penyebaran pandemic ini menjadi bukti bahwa manusia dari belahan bumi mana pun saling terhubung. Kemajuan teknologi pun bisa membawa perubahan pada mahluk yang ada di dalamnya, baik manusia, hewan atau virus sekalipun berpeluang mengalami evolusi. Dilansir dari Artikel WHO yang menyebutkan Novel Corona Virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan seperti common cold atau pilek dan penyakit serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan SARS. Pada tahun 2002 ada sebanyak 26 negara terjangkit Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang menginfeksi sekitar 8000 orang dan menyebabkan sekitar 770 kematian dalam dua tahun. SARS tercatat memiliki tingkat mortalitas sebesar 9,5%. Meskipun mortality rate COVID19 lebih rendah yakni 2%-4% bukan berarti kita bisa memandangnya sebelah mata.




Dengan adanya himbauan #DiRumahAja tentu memberi perubahan pada beberapa lini kehidupan. Tidak semua sektor dapat dilakukan atau di monitor dari jarak jauh terutama pelaku bisnis yang memerlukan kontak langsung dengan pelanggan atau pemakai jasanya. Dalam kondisi ini tentu mempengaruhi perekonomian nasional dan internasional. Arus perdagangan dan perputaran uang di pasar global yang berdampak pada pasar lokal pun tidak sebaik sebelum munculnya pandemic ini. Pelaku usaha dituntut berfikir dan bertindak berlipat kali lebih keras dan cerdas dari sebelumnya karena ada faktor lain yang harus diperhatian ekstra yakni keselamatan dan kesehatan masyarakat luas. 

Para influencer pun diminta membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan mendorong kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk memaksimalkan kegiatan bekerja, belajar dan Ibadah #DiRumahAja dan bilapun harus melakukan aktifitas di luar harus mengikuti protokol keselamatan dari WHO yang sudah di himbau oleh pemerintah. 

Adanya tagar DiRumahAja (#DiRumahAja) membuat banyak hal lebih menarik. Laman beberapa platform media sosial dipenuhi dengan ide kreatif yang muncul ditengah masyarakat saat berusaha mengolah rasa bosannya disaat memiliki pilihan terbaik untuk #DiRumahAja. Yang menghibur saya pribadi di tengah pandemic adalah banyak beredar chef dadakan, koki baru bermunculan me-release resep yang super sederhana dengan cita rasa yang patut diperhitungkan. Lalu banyak sekali dancer baru bermunculan pada aplikasi TikTok yang merajai media sosial 2020. Berbagai tingkah lucu nan unik membantu memberi sedikit senyum di wajah yang cukup tegang. Kemudian yang membuat hati terharu ketika mengetahui semakin banyak dermawan baru yang muncul, memberikan yang mereka bisa untuk sesama dengan harapan setidaknya bisa sedikit berbagi dan meringankan beban mereka di tengah badai. 

Semua pihak mulai dari Public Figure, Tentara, Kepolisian dan pelaku usaha, sampai masyarakat biasa pun berlomba melibatkan diri dalam memerangi pandemic, terlihat dari banyaknya dukungan moral dan material berbagai rupa yang diberikan baik kepada tenaga medis, maupun kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Dan yang menarik perhatian saya dan mungkin masyarakat lain, dimana beberapa pelaku usaha banting setir agar bisa terus beroperasi dan tetap bisa terlibat dalam usaha misi kemanusiaan. Sebut saja Pabrikan Mobil Sport sekelas Lamborghini, mengumumkan perubahan beberapa departemen dari pabrik produksinya di Sant Agata Bolognese untuk menghasilkan masker bedah dan alat pelindung medis untuk dialokasi ke Rumah Sakit yang terlibat dalam peperangan pandemic COVID19, yakni RS Sant Orsola Malpighi dan berkolaborasi dengan Univeristas Bologna. Langkah besar yang dilakukan Lamborghini tentu tidak terlepas dari keprihatinan terhadap negara asalnya, Italia, yang masuk dalam daftar negara dengan kasus terbanyak. Bicara pengusaha lokal, banyak sekali yang menempuh jalan yang sama dengan perusahaan automotif di atas. Siapa yang tidak kenal dengan brand Batik Keris,  Sritex perusahaan tekstil kebanggaan bangsa pun terpanggil untuk berlomba meluncurkan produk masker yang bisa dicuci dan dipakai berulangkali dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat luas. Berbicara dari segi profit, tentu peralihan ini bukanlah tindakan yang menguntungkan ditengah mulai lesunya perekonomian, namun jauh dari itu para pelaku usaha ini pastilah memiliki hati emas yang didasari rasa kepedulian terhadap kondisi ibu pertiwi dan kecintaan terhadap tanah air. Lalu muncul juga para musisi dengan hasil karya yang mengusung thema Corona Virus seperti Comedic Band ternama Project Pop dengan liriknya yang khas mengeluarkan lagu terbaru berjudul GARA-GARA CORONA kemudian ada juga lagu karya Raja Dangdut H. Rhoma Irama dengan judul VIRUS CORONA dan dalam waktu relatif singkat, karya tersebut mampu menyihir masyarakat dengan capaian puluh ribuan viewersMeme pun banyak bermunculan dengan beragam kejenakaannya yang tidak terlepas dari tahun 2020 dan Corona Virus, lagi - lagi hasil dari semedi #DiRumahAja

Banyak hal positif yang bisa diteropong saat kondisi tidak baik. Dengan tetap berkeyakinan badai segera berlalu maka kita semakin optimis menanti datangnya pelangi. Pembelajaran dari Kisah Eric Yuan, pendiri Aplikasi ZOOM, pengusaha muda asal Tiongkok yang berulang kali menghadapi badai karir dan penolakan atas karyanya disamping keterbatasan kemampuan bahasa Inggris. Eric pernah bekerja di sebuah Start Up yang berlokasi di Silicon Valley, pernah menjabat sebagai Vice President di Cisco Systems dan juga pernah bekerja di Perusahaan  berbasis Video Conference Web Ex. Dan singkatnya beliau memutuskan keluar dari perusahaan ternama untuk kemudian memulai bisnis sendiri yakni aplikasi ZOOM. Siapa sangka, dengan keberanian menghadapi badai penolakan tersebut beliau berhasil membawa ZOOM sebagai aplikasi video conference dengan capaian 40 Juta Users di tahun 2015 dan banyak Giant Company yang menjadi client-nya. Adanya himbauan dan penerapan pembatasan sosial atau social distancing yang masih berlangsung membawa angin segar disertai keuntungan 99 Triliyun Rupiah hanya dalam tiga bulan terakhir. Angka yang fantastik !

Sikap Eric yang berani menghadapi badai pun bisa kita tiru mulai dari hal sederhana walau berada #DiRumahAja


Enam hal positif yang bisa kamu lakukan menghadapi badai kebosanan saat #DiRumahAja yaitu :
1. Menonton Film
Film dengan genre Action, Petualangan, Comedy, Drama, Musical, Fiksi Ilmiah, memiliki manfaat tersendiri, selain menghibur dapat membantu kita mengasah daya analisa dan memacu mengeluarkan hormon endorfin dan saat tertawa membantu tubuh mengurangi hormon cortisol yang menyebabkan stress, depresi atau perasaan lelah.

2. Membaca
Selain media elektronik, paksalah diri kamu untuk membaca buku dengan begitu memberi waktu bagi mata untuk istirahat sejenak dari paparan cahaya monitor. Dimulai dari buku yang ada disekitar rumah; buku lama, majalah atau mungkin buku baru yang dibeli beberapa bulan lalu namun belum sempat di baca. Dengan membaca akan menambah referensi pengetahuan, menambah kemampuan mengingat dan menganalisa, atau kemampuan mendeskripsikan, dan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa dan melatih konsentrasi.

3. Menjadi Pendengar Yang Baik
Jika saat #DiRumahAja kamu ditemani oleh orangtua, pasangan, anak atau anggota keluarga lainnya, ajaklah mereka mendiskusikan hal ringan, bisa dari hal yang mereka sukai atau yang mereka ingin lakukan namun belum terealisasi. Cukup menjadi pendengar yang baik akan meninggalkan kesan mendalam bagi mereka. Sesekali responlah dengan sewajarnya yang menunjukkan ketertarikan kamu terhadap hal yang mereka ceritakan. Dengan menjadi pendengar yang baik kamu pun akan mendapatkan sesuatu yang baru dan pastinya kamu sudah meningkatkan kualitas hubungan yang ada.

4. Melakukan Hal Yang Tidak Biasa
Hal yang kamu sukai tentu sering kamu lakukan, lalu kenapa tidak mencoba sebaliknya. Melakukan hal yang tidak biasa atau bahkan yang tidak kamu sukai. Saya jarang memperhatikan tanaman yang ada di halaman rumah orangtua, karena waktu yang saya habiskan disana hanya saat menyapu dedaunan. Selama #DiRumahAja, saya mulai memperhatikan semua tanaman yang ada, sesekali saya membantu orangtua memindahkan beberapa pot bunga untuk ditata ulang. Menyenangkan ! Itu yang saya rasa. Dan menghabiskan waktu dengan orangtua menjadi moment termahal yang diberikan waktu saat #DiRumahAja.

5. Tidur Yang Cukup
Saya yakin dengan banyaknya dateline, pressure, dan berbagai macam kegiatan menyebabkan kebanyakan dari kita mengalami kekurangan jam tidur. Nah inilah saatnya untuk memberi asupan oksigen yang cukup bagi otak sebagai tanda terimakasih kita, dimana selama ini otak memegang peranan besar untuk melahirkan ide yang briliant

6. Makan Hidangan Sehat 
Istilah Clean Eating tidak asing lagi. Kehidupan manusia yang dituntun serba cepat pun berimbas kepada gaya hidup mengkonsumsi makanan siap saji dan menomerduakan kandungan nutrisi, padahal kebiasaan tersebut merupakan bom waktu bagi kesehatan. Mari memperbaiki malnutrisi bagi tubuh kita yang berharga ini. Walaupun kita #DiRumahAja bukan berarti nutrisi yang masuk pun terbatas. Saat ini banyak sekali layanan jual beli sayur mayur, daging, dan makanan sehat lainnya secara online. Bahkan beberapa Groceries Store menawarkan add values untuk kenyamanan dan kemudahan pelanggan membeli kebutuhan sehari-hari. Oia, abang tukang sayur dengan gerobaknya sekarang pun tidak kalah kreatif, dengan mengumpulkan semua uang dan catatan belanjaan dari depan rumah pelanggannya, abang tukang sayur bisa tetap berjualan tanpa melanggar himbauan pemerintah dan menghindari adanya kerumunan orang. 

Nah ternyata banyak hal baik bisa dilakukan saat #DiRumahAja, namun sekali lagi, yang terutama adalah menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Pastikan rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir. Kelolah stress dengan baik agar imun tubuh tetap dalam kendisi prima. Sebagai warga negara Indonesia yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, marilah kita juga mendoakan Ibu Pertiwi, pemerintah, pemangku kepentingan dan seluruh saudara kita yang terlibat dalam memerangi pandemic ini agar diberikan kekuatan, kebijaksanaan dan kesehatan, dan semoga kasus meninggal berhenti sampai disini dan kasus yang sembuh bertambah setiap harinya. 

Kita pun akan merindukan saat #DiRumahAja seperti ini ketika badai berlalu dan kembali ke kehidupan normal, untuk itu gunakan waktu sebaik mungkin dengan melakukan hal positif sebanyak mungkin, berikan perhatian, waktu dan cinta kepada keluarga dan orang terkasih sesering mungkin, agar saat semua sudah tidak #DiRumahAja kita pun sudah keluar menjadi pribadi dengan versi terbaik.

Jadi, kamu dan Aku #DiRumahAja ya !





Cara Aman Belanja Online, Terhindar dari Penipuan

Beberapa waktu yang lalu dua teman baik saya menjadi korban dari oknum online shop yang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan transaksi belanja dari salah satu account Instagram dengan follower mencapai 61 Ribu, bukan angka yang sedikit untuk sebuah account Instagram. Dan pil pahitnya, kedua teman saya tersebut merupakan kaum milenial yang melek teknologi, kalau istilah gaulnya mereka lagi apes. Dan hal lain yang membuat saya merasa harus menerbitkan tulisan ini adalah teman saya lainnya ternyata juga pernah manjadi korban oknum yang sama di waktu yang berbeda. Duh, semakin gemes sama pelaku ini. 

Kejahatan memang menjadi momok bagi semua kalangan, tidak tebang pilih, untuk itu perlu tetap waspada dan berhati-hati. Dari pengalaman tersebut, berikut beberapa tips yang bisa meminimalkan kamu menjadi salon korban empuk dari pelaku kejahatan cyber.

Selain Google, belakangan ini Instagram menjadi mesin pencari yang patut diperhitungkan keberadaannya. Bagaimana tidak, dengan kemudahan hashtag dan penambahan fitur "Shop" di Instagram membuat pengguna/ user memanfaatkan sebagai mesin pencari, termasuk product/ barang komersil yang dibutuhkan. Banyaknya follower di sebuah account online shop bukanlah jaminan account tersebut terpercaya. Sudah menjadi rahasia umum adanya jasa penjual follower fake/ palsu dari aplikasi pihak ketiga. Namun kabar baiknya, pihak instagram mengembangkan perangkat lunak mereka untuk membantu mengidentifikasi aplikasi pembuat komentar dan likes palsu juga follower palsu yang meningkatkan popularitas sebuah account. Dengan begitu pihak instagram berharap platform-nya bebas dari aktifitas yang tidak authentic dan meminimalkan pelanggaran persyaratan pengguna. Meskipun demikian, tentu pihak instagram membutuhkan waktu untuk bersih - bersih, dan hal yang bisa kita lakukan sebagai tindakan preventif adalah sebagai berikut :

Cek Account Penjual
Jutaan penjual melakukan promosi dan menjual produk mereka di Instagram hal ini berbanding lurus dengan semakin banyaknya pengguna instagram, namun tidak semua penjual amanah dan bisa dipercaya. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengecek sejauh mana penjual tersebut dapat dipercaya adalah dengan pengecekan profile si penjual. Caranya dengan membuka Profile  instagram Penjual lalu klik tanda titik tiga di kanan atas, lalu pilih "About This Profile/ Tentang Akun Ini". Akan muncul informasi kapan account tersebut dibuat dan sudah berapa kali ganti nama pengguna/ user name. Contoh kasus dibawah ini, penjual sudah 37 kali ganti nama sejak Agustus 2018. Tentu aktifitas ganti nama ini perlu diwaspadai sebagai ciri dari account yang tidak konsisten. Jika penjual memang melakukan transaksi yang benar, tentu akan sangat mempertimbangkan pergantian nama karena akan berdampak pada peluang repeat order/ pembelian berulang dari konsumen yang puas dengan pengalaman belanja di toko online nya. Bisnis yang sehat akan mempertahankan existing customer sambil menciptakan new customer bukan?

iserta.blogspot.com
iserta.blogspot.com
Cek Status Rekening Penjual
Jika memang barang yang dibutuhkan hanya tersedia di penjual yang ada di instagram, sebaiknya sebelum melakukan transaksi cek status rekening tujuan yang diberikan penjual. Hal ini bisa kamu lakukan dengan klik https://cekrekening.id lalu pilih nama Bank kemudian masukkan nomor rekening yang diinformasikan si penjual. Apakah rekening dan nama penerima sesuai ? Lalu track record / rekam jejak pemilik rekening berisp dari pengaduan atau justru banyak laporan, seperti contoh salah satu rekening pelaku penipuan dibawah ini yang sudah mendapat 60 laporan yang sama yaitu "Penipuan Transaksi Online" ?



Perkembangan teknologi membawa kemudahan transaksi sehingga E-commerce tentu menjadi pilihan masyarakat yang saat ini sangat mobile di dukung dengan pertumbuhan toko online yang meningkat pesat. Namun kegiatan ini juga memiliki kekurangan yakni produk yang ditawarkan tidak dapat dilihat langsung oleh calon pembeli bahkan si penjual dan calon pembeli tidak bertemu langsung seperti layaknya transaksi di real market/ pasar konvensional. Dan hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi pelaku bisnis yang amanah, yang tidak jarang menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan e-commerce untuk melancarkan aksi kriminal.  

Pilih Online Shop Yang Terpercaya
Marketplace atau online shop yang saat ini digandrungi dan diserbu oleh pembeli dari semua kalangan, dan hal yang lumrah jika para penjual berlomba menawarkan banyak add value untuk mendongkrak penjualan. Banyaknya promosi yang ditawarkan terkadang membuat calon pembeli terlena dan mengendorkan ketelitian. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan adalah melakukan riset apakah kontak yang tersedia pada website bisa dihubungi atau tidak ? atau carilah ulasan/ review penjual yang bersangkutan. Selain itu, apakah website ada tanda gembok di sudut alamat website pada browser kamu, jika ada maka web tersebut sudah terenkripsi dan aman. Begitu pula sebaliknya, pastikan PC/ Laptop atau Handphone kamu menggunakan antivirus yang update dan mumpuni untuk menangkal virus dan malware yang semakin hari semakin canggih.

Gunakan Cara Bayar Yang Aman
Banyak pilihan metode pembayaran. Sebaiknya pilihkan COD (Cash On Delivery) yang mana kamu bisa melakukan crosscheck barang pesanan kamu sebelum membayar atau setidaknya kamu sudah menerima barang yang kamu beli sebelum menyerahkan dana ke penjual, meskipun cara ini tidak disediakan semua online shop dan tentu adanya penambahan biaya untuk jasa ini tapi demi keamanan dan kenyamanan hal ini worth it. Namun jika tidak tersedia pilihan COD, bijaklah melakukan pembayaran, pilih pembayaran melalui perantara (pihak ketiga penyedia marketplace akan menampung sementara dana yang kamu kirim) sebelum masuk ke rekening penjual, ini akan meminimalkan si penjual melakukan kenakalan. Pastikan ada fitur "complain" sebagai pilihan jika terdapat hal yang tidak sesuai dari deskripsi yang ada di keterangan produk. Untuk hal itu kamu dituntut aktif melakukan pengecekan deskripsi barang mulai dari ukuran, warna, jenis, ketentuan khusus, harga dan proses pengiriman sebelum mengakhiri proses pembayaran. Jangan lupa perhatikan total pembayaran sebelum check out apakah ada hidden cost atau ketentuan mengikat lainnya. Ingat untuk selalu menyimpan bukti transaksi pembayaran.

JIKA TERLANJUR JADI KORBAN, LAKUKAN HAL BERIKUT :
Hubungi Call Center Bank Penerima Untuk Pemblokiran Rekening
Siapapun tidak ingin menjadi korban penipuan apalagi dengan oknum yang tidak dikenal, namun jika hal buruk tersebut menimpa kamu, tenangkan diri dan jangan panik. Hubungi call center bank tujuan/ penerima. Jelaskan dengan singkat kronologis kejadian. Biasanya pihak bank akan meminta Pelapor mengirimkan bukti transaksi dan bukti pendukung lainnya juga surat laporan kepolisian dan memberikan dateline sesuai kebijakan masing-masing bank, hal ini akan menjadi masukan juga ke pihak bank dan akan memantau pergerakan rekening yang dicurigai tersebut, terlebih bila sudah mendapat beberapa kali laporan yang sama dengan pelapor/korban yang berbeda. Sembari menunggu semua dokumen yang diperlukan dari Pelapor, Pihak Bank akan memberikan status khusus di rekening terlapor atau bahkan memblokir rekening bersangkutan.

Laporkan Ke Kantor Polisi
Setelah melaporkan ke call center bank penerima, laporkan ke Kantor Polisi. Bawalah identitas dan bukti transaksi pembayaran dan informasi terlapor (jika kamu minim info pelaku, maka beri info yang ada di account e-commerce atau info nomor handphone, nomor rekening bahkan rekaman percakapan baik lisan maupun tulisan), jika data sudah lengkap maka kamu akan mendapat Surat Tanda Penerimaan Laporan yang softcopy-nya bisa kamu kirim juga ke email bank terkait laporan diatas. Kamu tinggal menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak Kepolisian dan kamu akan mendapat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidik (SP2HP)*

Laporkan Via Email Resmi Kepolisian 
Jika saat kejadian, kondisi kamu sedang tidak memungkinkan melaporkan ke Kantor Polisi, jangan khawatir, kamu tetap bisa mendapat bantuan dari Pihak Kepolisian RI yang dengan konsisten memberantas kejahatan cyber. Cukup jelaskan kronologis dengan singkat dan jelas, lengkapi bukti yang diperlukan  berupa bukti transaksi, bukti percakapan dengan terlapor atau bukti lain yang menguatkan adanya indikasi penipuan, juga data diri terlapor seperti nomor telepon, nomor rekening, nama dan alamat (jika ada) kemudian kirimkanlah semua bukti dan data-dta tersebut ke email resmi Kepolisian Indonesia, yaitu cybercrime@polri.go.id * Pihak kepolisian akan membantu dan menindaklanjuti setiap laporan yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran kejadiannya.

Demikian ulasan saya, kiranya kita tetap waspada dan terhindar dari ancaman kejahatan baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Berikut beberapa nomor call center bank besar yang bisa kamu simpan atau jadikan referensi ; Bank BCA di 1500888, Bank BNI di 1500046, Bank CIMB di 14041, Bank Mandiri di 14000 dan Bank BRI di 14017. Ingat, Nomer Call Center Bank tidak menggunakan nomor handphone melainkan nomor khusus yang singkat dan mudah di akses dan menggunakan mesin IVR atau Interactive Voice Response, yaitu berupa rekaman suara manusia mengikuti menu tertentu, yang bisa diakses dengan menekan tombol angka telepon dan akan disambungkan ke layanan yang kamu pilih. Semoga membantu.


*sc : Liputan6.com

Belajar SEO di Kelas Blogger Medan

Belajar SEO (Search Engine Optimization) di Kelas Blogger Medan Hari ini menjadi pengalaman pertama saya sebagai newcomer di dunia blogger. Ternyata banyak sekali ilmu panting yang baru saya ketahui. Kelas ini dibawa oleh Bang Rudi Hartoyo yang juga merupakan founder Medan Wisata.

Definisi SEO versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.

Untuk memaximalkan tulisan, tentu diperlukan management atau pola yang mempermudah admin dalam mengelolah web atau blog. Dengan ada SEO seorang blogger bisa menggiring tulisan atau content sesuai yang diharapkan, disamping itu dengan adanya SEO pembaca dipermudah untuk mencari artikel/ konten yang di cari.

Jika kamu pemula seperti saya ada baiknya bergabung dengan komunitas blogger di daerah kamu ya. Di Kota Medan sendiri memiliki komunitas blogger yang aktif yaitu Blogger Medan (Blog-M), disini kamu bisa sharing pengalaman dan mendapat ilmu serta memperbanyak teman dengan hobby yang sama yang akan menambah kepercayaan diri dalam membuat sebuah konten/ tulisan. 

SEO sendiri meliputi Analysis, HTML, Social Media, Design, Ranking, Keywording. SEO dapat dikategorikan menjadi dua yaitu ON PAGE yang mencakup Keywords, Alt Tag, Quality Content, Meta Description, H1 Tags, dan Title Tags. Sementara OFF PAGE meliputi Blogs, Social Media, Link Building, Article Submission, Document Sharing dan Infographic Submission.

Peserta Belajar SEO di Kelas Blogger Medan
Peserta di Kelas Blogger Medan Saat Mengikuti Materi SEO
Hal dasar namun penting yang harus diketahui ialah penempatan keyword di awal tulisan. Seperti yang diketahui bahwa google akan membaca keyword pada tulisan di 16 kata pertama. Kembangkan juga turunan keyword tulisan kamu sekitar 3% dari total banyaknya kata pada tulisan. Dalam mengembangkan skill tulisan, memperbanyak referensi juga akan sangat membantu. Lakukan blogwalking atau mengunjungi blog / tulisan lainnya, jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa comment positif yang disisipkan alamat blog kamu, ini bertujuan agar pemilik blog yang kamu kunjungi mengetahui visitornya dan secara tidak langsung alamat blog kamu juga data dilacak dengan mudah.

Jadi, mari mulai membenahi template agar menjadi blog yang SEO Friendly.


Berikut beberapa referensi Tools untuk menganalisa SEO :
http://www.neilpatel.com/ 
https://seositecheckup.com/ 
https://smallseotools.com/website-seo-score-checker/
https://www.cekseo.com/

Personal Branding melalui Profile di Medsos

Perkembangan zaman membuat segala sesuatu menjadi lebih mobile. Jika dulu jarak seakan menjadi pemisah satu dengan lain, dengan adanya inovasi teknologi membuat seakan tidak ada tembok antar benua sekalipun.
Informasi bisa dengan mudah di dapat, di bagi dan dikembangkan. Dari desa hingga ke kota metropolitan.
Sejalan dengan itu, perkembangan komunitas sosial yang disebut juga jejaring sosial pun ikut ter-inovasi. Banyak penawaran media sosial yang bisa kita pilih, dari yang berbayar sampai yang all in free alias gratisan.
Sebut saja Facebook, Twitter, Skype, Foursquare, Youtube, Instagram dan yang lainnya. Mereka adalah buah karya dari semakin digandrungi-nya media sosial. Banyak yang memanfaatkannya sebagai sarana mencari informasi yang cepat dan kredibel. Mulai dari informasi kesehatan, lowongan pekerjaan, informasi perjodohan [mencari jodoh atau hanya kenalan] bahkan mencari orang hilang [dibaca : teman lama yang putus komunikasi].
Tidak jarang melihat user media sosial sesekali tertawa atau senang saat di smartphone ada notifikasi bahwa teman atau bahkan gebetan mengomentari status atau foto yang baru di posting. Tidak perduli itu di bus, di angkutan kota atau sedang sendiri di kamar. Saat jenuh di kantor pun, seperti obat antibosan yang perlu dikonsumsi dengan membuka halaman facebook atau twitter, dan akhirnya mencuri waktu beberapa menit untuk sekedar berselancar ria di dunia maya.
Seperti sudah menjadi kodrat, setiap hal di dunia ini memiliki dua sisi seperti koin. Ada yang bersifat membangun ada juga yang bersifat merusak. Begitu juga dengan media sosial. Dengan disederhanakannya penggunaan Youtube, banyak dari kita yang bisa menyalurkan bakat atau tidak dengan sengaja mengunduh video yang menunjukkan kebolehan kita di bidang tertentu. Selain di tonton banyak user, peluang untuk menjadi dikenal pun terbentang luas. Syukur – syukur ada yang melirik dan tertarik dengan video itu. Hadiahnya? Bisa menandatangani kontrak yang dibayar dengan rupiah dalam jumlah yang tidak sedikit. Wow. Sejalan dengan itu, ada saja user yang nakal dan menyalahgunakan untuk mencari sensasi yang memang bertujuan untuk menyedot perhatian publik.
Sebagai pengguna media sosial, tentu ada saat dimana seseorang ingin menjadi Role Model, atau setidaknya menjadi eksis. Tak ingin kalah dengan status user lain yang bergonta ganti gadget terbaru, yang travelling ke berbagai tempat, yang selalu update dengan fashion atau yang selalu punya budget lebih untuk mencoba resto  atau butik baru. Kecenderungan itu kadang membuat lupa diri. Ingin eksis dengan cara maksa atau ingin menumpahkan semua kekesalan dengan sebuah status. Konsekuensinya? Akan ada pihak yang tersinggung, perang status pun tak terelakkan, ya syukur – syukur tidak sampai ke tindakan hukum, pencemaran nama baik, pengancaman, atau yang lainnya. Kadang, ada pepatah bijak yang berlaku di media sosial, yakni status-mu harimau-mu. Setuju tidak setuju, mau tidak mau, pernyataan itu memang benar. Secara tidak sadar, kita sudah menciptakan brand, merk atau apalah namanya. Kita menciptakan image pribadi kita di dunia maya. Setiap status yang di ketik itu menggambarkan kondisi atau karakter user. Tinggal pilih saja, mau di cap sebagai komentator, dokter, plagiator, follower, politikus, photografer atau sang guru yang selalu membagi sesuatu yang bermanfaat.
Banyak yang sudah mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan media sosial sebagai lahan basah untuk mengkais rupiah. Dengan memampangkan produk dan memberi informasi detail mengenai produk tersebut serta mencantumkan contact person maka dengan mudah produk tersebut dilihat ribuan orang dan mempermudah kita memasarkannya. Begitu juga dengan aktivitas yang kita izinkan terlihat di media sosial, merupakan personal branding yang akan secara otomatis di cap oleh user lainnya. Ya, jika memang kita ingin membandrol personal branding yang positif dan unique, mulai saat ini, benahi akun kita di media sosial, bagikan hal yang bisa membantu user lain.
Tidak perlu dimulai dari yang besar, hal sederhana pun bisa menjadi good monster. Jika kamu memang senang menjadi motivator, maka sebagai status, kamu bisa menuliskan kalimat motivasi. Atau jika kamu senang dunia fashion stylish, kamu bisa membagikan tips cara mix and match sesuai dengan thema acara atau bentuk badan user. Menjadi komedian dengan membuat content menghibur juga ide apik, tinggal memilih genre dan range usia penikmat karya mu. Bahkan jika anda senang membidik berbagai objek dengan kamera kamu, maka tidak ada salahnya meng-upload hasil karya disertai info berbagai tempat atau angle yang keren. Hal ini tentu bisa menambah value kamu, bahkan bisa menjadikan kamu lebih ahli lagi di bidang tersebut. Nah, siapa bilang jadi komentator itu negatif? Jika memang punya talent disini, maka lemparkan komentar dengan mengemasnya se-elegan mungkin. Tidak harus dengan kalimat kasar atau terlalu memperlihatkan pro atau kontra dengan pihak tertentu. Wawasan dan komentar kamu tentu akan banyak di tunggu user lain.
Well
Semua tentu dengan porsi yang pas. Tidak perlu dilebih – lebihkan atau dikurangi untuk mencari popularitas. Dengan prestasi, kamu akan terus “di buruh” dan user lain tidak sabar menunggu sesuatu dari kamu. Profile atau beranda media sosial anda akan selalu di kunjungi oleh mereka yang haus ilmu dari content kamu.
So, pilih mana? Sensasi atau Prestasi? Itu tergantung kamu karena kamu punya hak untuk membuat packaging akun pribadi semenarik mungkin.
Tulisan ini copy paste dari blog saya terdahulu yang "hilang" karena lupa password dan email yang terdaftar.
Selanjutnya, saya akan mengulas tentang tips dan trick meminimalkan kerugian buat kamu yang doyan lupa seperti saya. Ups !
Original Posted on Sep 23, 2012 by Serta's Blog

Setelah Resign, Lakukan Hal Ini

Bila sebelumnya pagi kamu terasa berat, maka pagi setelah resmi mengundurkan diri akan menjadi pagi yang begitu ringan; setidaknya bagi saya demikian. Ups !
Setelah memantapkan hati untuk resign, maka hal berikut ini bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu luang yang berharga.

Tertib Administrasi
Mengurus segala sesuatu yang bersifat administratif seperti Jamsostek atau BPJS TK dan atau BPJS Kesehatan perlu dilakukan, tidak hanya itu, parklaring dan Surat Keterangan dari Disnaker yang menyatakan kamu resmi keluar dari perusahaan  juga sebaiknya segera kamu urus. Parklaring bukan saja perlu untuk dokumen saat pencairan JHT BPJSTK tapi juga bisa menjadi dokumen pelengkap saat kamu melamar pekerjaan di perusahaan lain. Di beberapa program beasiswa ada juga pihak sponsor yang meminta untuk melengkapi parklaring, so segera di follow up ke HRD.

Kabar baik bagi kamu peserta BPJS TK yang resign atau mengundurkan diri, dengan masa tunggu setelah berhenti kerja minimal satu bulan atau sekitar 30-31 hari, dimana status BPJS TK sudah tidak aktif (status bisa kamu cek online melalui web atau install aplikasi BPJS TK) dan belum bekerja lagi, boleh mencairkan JHT di Kantor BPJS TK atau bisa juga diajukan secara online melalui layanan e-klaim JHT.

Siapkan dokumen hardcopy berikut sebelum datang ke kantor BPJS TK untuk claim JHT 100% :

  • Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan Asli,
  • Paklaring (Surat pengalaman bekerja/surat keterangan sudah berhenti bekerja) Asli,
  • E-KTP Asli,
  • Kartu Keluarga (KK) Asli,
  • Buku Tabungan Asli untuk Pencairan JHT BPJS TK,
  • Sertakan fotokopi minimal 1 lembar untuk masing-masing dokumen di atas.
  • Pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing 4 rangkap (diminta pas foto untuk special case)

  • Jika kamu claim melalui e-Klaim, yang kamu perlu siapkan softcopy untuk di unduh / upload pada laman e-form. Pengalaman saya beberapa waktu lalu menggunakan antrian online, prosesnya sangat cepat. Silahkan di coba, caranya cukup mudah. Klik https://antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id/ kemudian isi semua data yang diperlukan. Setelah selesai, kamu akan menerima SMS / Email konfirmasi pendaftaran. Silahkan datang sesuai jadwal yang kamu pilih, harap tepat waktu. Setibanya dikantor BPJS TK, silahkan ambil formulir klaim yang diperlukan dari petugas, kemudian tunjukkan SMS atau email konfirmasi ke petugas, kamu akan mendapat nomer antrian prioritas, silahkan tunggu sampai nomer kamu di panggil petugas. Jika semua dokumen lengkap dan data kamu valid, dana akan masuk ke rekening kamu maximal 5 hari kerja.

    Ulasan lengkap mengenai pencairan JHT 10% dan 30% BPJS TK akan saya posting dikemudian hari.

    Update Profil di Laman Kerja Online
    Jika kamu memiliki account di jejaring pencari kerja seperti Jobstreet, LinkedIn, atau lainnya, silahkan update profil kamu sesegera mungkin, ini akan memudahkan para HRD pencari kandidat menemukan profil mu. Disamping ini, kamu juga bisa mulai melirik perusahaan atau bidang pekerjaan yang kamu akan geluti.

    Ambil Waktu Relaksasi
    Ini perlu kamu lakukan, setelah keluar dari pekerjaan yang menuntun konsentrasi dan effort, berikan waktu tenant sejenak ke diri sendiri. Lakukan aktifitas yang menyenangkan, apakah itu aktifitas indoor atau berwisata ke daerah yang sangat ingin kamu kunjungi sebelumnya namun terkendala cuti. Tujuannya adalah melupakan sejenak permasalah dan nikmati ketenangan. Dengan melakukan penyegaran kembali kamu akan jauh lebih siap untuk menghadapi tantangan dan rencana baru.

    Crosscheck Rencana Masa Depan
    Setelah pikiran tenang adalah saat tepat untuk melihat kembali atau review rencana masa depan yang sudah kamu susun, apakah perlu revisi atau justru mengingatkan kamu agar lebih fokus mencapai beberapa target masa depan. Kamu juga bisa menggunakan waktu luang untuk mencoba berwirausaha atau hal lain yang berpeluang mengembangkan skill yang kamu miliki. Intinya Live your dream !

    Cermat memanfaatkan Tabungan
    Setelah resign pendapatan kamu pun ikut berubah. Cermatlah memanfaatkan uang yang kamu miliki saat ini. Sekalipun jumlahnya besar, kamu harus membuat estimasi life cost atau jurnal keuangan setidaknya 4-6 bulan kedepan. Sebagai mantan banker, saya lebih melirik investasi yang mudah dalam pencairan, seperti deposito. Dengan suku bunga sekitar 5-6 % per tahun dan banyaknya pilihan tenor mulai dari 1, 3, 6, dan 12 bulan, memudahkan kamu dalam memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Ada juga investasi lain seperti saham atau reksadana atau bahkan mungkin logam mulia. Semua ada plus minus-nya.

    Waktu untuk Orangtua dan Keluarga
    TIdak bisa dipungkiri, saat masih menjadi pekerja tentu waktu yang kamu miliki untuk orangtua dan keluarga terbatas. Jadi, saat ini coba luangkan waktu lebih banyak untuk orangtua dan keluarga. Lakukan aktifitas bersama seperti membersihkan rumah orangtua, menemani jalan-jalan, memasak makanan kesukaan orangtua atau mungkin melakukan ibadah bersama. Lebih dari segalanya, waktu kamu adalah sesuatu yang orangtua inginkan apalagi di usia mereka yang sudah tidak lagi muda.

    Silaturahmi dan Aktivitas Sosial
    Mungkin sedikit yang memasukan kegiatan ini dalam list dikarenakan ada perasaan khawatir bertemu teman dalam kondisi sedang tidak bekerja. Singkirikan perasaan itu, teman baikmu pasti mendukung keputusanmu. Justru bisa saja mereka sebenarnya ingin di posisi kamu saat ini namun belum memiliki keberanian dikarenakan beberapa faktor internal. Kunjungi dan bergabunglah dengan kegiatan sosial yang ada disekitar kamu, ini akan membawa rasa bahagia tersendiri dan banyak hal baru yang akan kamu temukan. Oia, tetap bangun relasi atau networking yang sehat.

    Lakukan Hobby
    Mungkin ini menjadi urutan pertama dalam to do list kamu. Wow kalau begitu kita sama !
    Melakukan hobby lama atau menciptakan hobby baru sama seru-nya. Dalam setahun belakangan, saya hampir melakukan semua yang saya suka. Bahkan juga melakukan beberapa kegiatan yang belum pernah saya lakukan sebelumnya seperti; belajar menyulam dan merajut benang, bergabung dengan club traveller dan so on. Jika kamu punya hobby travelling, melakukan solo travelling ke tempat baru bisa jadi alternatif kegiatan yang memacu adrenalin. Saya akan ulas mengenai tips solo travelling khususnya untuk kamu para wanita di artikel berikutnya. Lakukan hobby sampai hobby kamu yang akan membayar mu, dengan begitu kamu akan melakukan hobby mu seumur hidup. 

    Pola Hidup Sehat
    Meskipun di bahas pada urutan terakhir, tapi hal ini sangat penting. Saya akui di bulan pertama setelah resign, sangat mengubah jam biologis saya, ada perubahan jam sarapan, makan siang bahkan jam tidur. Tidak jarang saya mengalami insomnia dan menjadi pegadang (bukan pedagang). Sungguh benar kata bang Rhoma, begadang itu menyiksa tubuh. Saya memaksa diri untuk keluar dari kondisi ini dengan lebih konsisten melakukan olah raga dan semaksimal mungkin mengkonsumsi makanan sehat.

    Banyak hal lainnya yang bisa di lakukan, silahkan disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Apapun yang bersifat positif dan mengembangkan skill juga networking kamu, go for it !
    Dan satu pesan penting saat kamu mungkin akan menghadapi sesi interview di perusahaan lain, hindari memberi kesan buruk tentang perusahaan terdahulu baik management maupun kinerja team kamu sebelumnya. Bijaklah memilih statement atau alasan kenara kamu mengundurkan diri dari perusahaan sebelumnya.
    Siapa tau suatu hari nanti kamu butuh dukungan, ingat kalimat dibawah :

    You have gotta;
    Dance like there’s nobody watching,
    Love like you’ll never be hurt,
    Sing like there’s nobody listening, and
    Live like it’s heaven on earth.

    *William W. Purkey

    Resign-lah dengan Elegant

    Tidak ada ilmu pasti kapan waktu yang tepat untuk keluar dari suatu pekerjaan.
    Namun, mengundurkan diri merupakan suatu sikap atau tindakan yang profesional. 
    Ada manner yang harus kamu jaga agar menjadi pribadi yang memiliki integrity sampai saat mengundurkan diri. 
    Sekalipun kamu ternyata menjadi salah satu karyawan yang masuk dalam list yang dibebastugaskan karena kondisi perusahaan yang sedang dalam masa sulit, jangan langsung berkecil hati dan merasa kinerja dan effort kamu dalam memajukan perusahaan selama bertahun - tahun tidak diperhitungkan oleh perusahaan. Percayalah, perusahaan yang sehat tidak akan ada yang mau mengurangi karyawannya apalagi yang memiliki integritas. Anggap saja its your turn, berkorban untuk menyelamatkan perusahaan sekalipun kamu bukan bagian dari management
    Tidak perlu meninggalkan kesan buruk terhadap kantor lama atau rekan kerja, karena bisa saja di masa depan kamu akan bersinggungan lagi dengan mereka, ntah sebagai client ataupun partner
    Sebagai karyawan, ketika kamu sudah siap dan memutuskan untuk resign, ada beberapa tahap yang mungkin akan kamu lalui;

    One Month Notice, Three Week Notice
    Bila kamu mendapat tawaran dengan offering yang lebih tinggi dari perusahaan kamu bekerja saat ini, maka kamu juga perlu mempertimbangkan dan meluangkan waktu setidaknya 3 minggu atau 1 bulan sebelum tanggal efektif kamu join di perusahaan baru. Mintalah kebijaksanaan perusahaan baru agar kamu bisa bergabung dengan mereka setelah menyelesaikan seluruh tanggungjawab dan kewajiban di perusahaan lama. Hal ini tidak hanya memberi kesan baik pada perusahaan yang akan kamu tinggalkan, tapi juga add value di mata management perusahaan dimana kamu akan bergabung, ini menjadi alarm ; kamu adalah karyawan yang berdedikasi.

    Rekomendasi Successor
    Di masa menunggu tanggal efektif, kamu bisa memberikan rekomendasi pengganti untuk mengisi posisi kamu nantinya. Calon tersebut bisa dari luar perusahaan ataupun rekan di satu perusahaan kamu. Tentu final decision ada di tangan atasan dan team HRD. Meskipun team HRD akan memfasilitasi tranning dan terlepas dari siapapun successor/ pengganti kamu nanti, ada baiknya kamu tetap memberikan penjelasan perihal jobdesk, penyimpanan filepending job/ backlog, KPI, Contact Person atau nama PIC yang berkaitan dengan kerjaan kamu dan lain sebagainya. Bantulah successor beradaptasi dengan posisi yang akan kamu tinggalkan nantinya.

    Loyalitas
    Tetaplah melakukan pekerjaan dengan semangat dan bahkan lebih giat. Bukan alasan untuk bermalas-malasan jika kamu sudah submit resignation letter. Tetaplah menjadi karyawan yang aktif dan terlibat dalam kegiatan di kantor sampai hari H kamu meninggalkan perusahaan. Bukan hanya sebagai bagian dari integritas, rutinitas ini kemungkinan akan kamu rindukan nantinya di masa mendatang. Merupakan tindakan yang bijak jika kamu bisa menyelesaikan pending job semaksimal mungkin agar tidak merepotkan pihak lain.

    Private File
    Seluruh file pribadi hendaknya kamu bereskan baik yang softcopy di laptop/ PC kantor maupun file hardcopy di meja atau lemari kamu. Bersihkan seluruh laci, lemari dan meja kamu dari barang pribadi. Jika kamu bekerja dalam waktu yang lama, tentu akan membutuhkan waktu untuk membereskannya, lakukan secara berlahan dan mencicil agar di hari H tidak merepotkan kamu. Oia, pastikan kamu juga sudah menyimpan nomer telepon rekan kantor atau bahkan atasan yang update. Ada beberapa perusahaan akan meminta nomer kolega atau atasan kamu sebagai referensi untuk menilai kinerja kamu sebelumnya.

    Exit Interview
    Last but not least, beberapa HRD perusahaan memiliki kebijakan ini. Jika sebelum bergabung di perusahaan team HRD menanyakan alasan kenapa kamu mau menjadi bagian dari perusahaan, maka yang menjadi topik di sesi exit interview adalah seputaran alasan kamu keluar, identitas perusahaan baru, posisi kamu di organization chart bahkan bisa saja menyinggung offering income yang akan kamu terima. Tetap tenang dan hadapi secara profesional. 

    Nah itu beberapa hal yang bisa saja kamu akan hadapi saat akan mengundurkan diri. Apapun itu, keputusan yang kamu ambil, akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan karir kamu. Tidak perlu takut, jika pun keputusan itu salah, belajarlah dari kesalahan. Persiapan yang matang dan baik akan memperbesar keberhasilan dan memperkecil kekecewaan, even hasilnya tidak sesuai harapan tapi penyesalan kamu akan semakin minim saat kamu sudah memberikan effort yang lebih. So, clean your desk right now !!! Upsss….